BPS Sebut Lama Sekolah Hambat Kenaikan IPM Nunukan

  • 05 Mar 2026 08:54 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Indeks Pembangunan Manusia Nunukan terus naik dalam tiga tahun terakhir. Namun posisinya masih terendah di Kaltara.

Indeks Pembangunan Manusia Nunukan tercatat 68,43 pada 2023. Angka itu naik menjadi 69,27 pada 2024 dan 69,87 pada 2025. Faktor Penghambat Indeks Pembangunan Manusia Nunukan disebabkan oleh lama sekolah Hal ini disampaikan Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien.

“Kalau kita lihat, IPM itu terdiri dari tiga dimensi, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Dari ketiga indikator tersebut, yang paling menghambat adalah rata-rata lama sekolah. Itu yang paling rendah. Makanya posisi kita masih paling bawah dibanding daerah lain,” katanya. Kamis (05/03/2026).

Dimensi pendidikan menjadi tantangan utama peningkatan Indeks Pembangunan Manusia daerah. Rata-rata lama sekolah masih tertinggal dibanding kabupaten lain. Kondisi ini dipengaruhi struktur pendidikan penduduk dewasa. Wilayah perdesaan menyumbang angka putus sekolah relatif tinggi.

“Kenapa bisa begitu? Salah satu alasannya, tingkat pendidikan penduduk usia 25 tahun ke atas masih relatif rendah, terutama di wilayah perdesaan. Masih banyak penduduk yang pendidikannya hanya sampai SD atau SMP,” ujarnya.

BPS menilai peningkatan akses pendidikan menjadi prioritas strategis. Perbaikan rata-rata lama sekolah dinilai kunci mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....