Banjir Kiriman Malaysia Mulai Surut, Dua Kecamatan Masih Terendam

  • 26 Feb 2026 13:59 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Banjir kiriman dari Malaysia di Kabupaten Nunukan mulai surut, namun dua kecamatan di wilayah hilir masih terendam hingga Kamis (26/2/2026). Wilayah yang terdampak tersebut yakni Kecamatan Sembakung dan Sembakung Atulai.

Sementara itu, empat kecamatan lain yang sebelumnya terdampak dilaporkan telah kembali normal. Aktivitas warga di wilayah hulu pun mulai berangsur pulih setelah debit air turun.

Kasubid Penyelamatan BPBD Kabupaten Nunukan, Hasanuddin, mengatakan genangan masih bertahan di dua kecamatan karena posisi geografisnya yang berada di titik terendah aliran sungai. “Jadi, di Kecamatan Sembakung Atulai dan Sembakung itu kan memang paling rendah, jadi titik akhir air di situ, makanya baru sampai airnya,” kata Hasanuddin, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, empat kecamatan yang sudah surut kini difokuskan pada pembersihan fasilitas umum dan lingkungan warga. Proses pembersihan membutuhkan waktu lebih lama karena banjir membawa material kayu dan lumpur yang cukup tebal.

“Ya, karena banjirnya itu lumpur, makanya butuh waktu sedikit lama untuk pembersihannya,” ujarnya.

Meski banjir mulai surut, Pemerintah Daerah belum menetapkan status tanggap darurat bencana. BPBD masih melakukan koordinasi lintas sektor sekaligus pendataan jumlah warga terdampak untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....