Hindari Narkoba agar Hidup Lebih Bermakna

  • 26 Feb 2026 09:06 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan sosial yang ada di Indonesia dan harus diberantas. Sebab, potensi rusaknya generasi bangsa di masa depan karena persoalan ini sangat besar apalagi perkembangan jenis narkoba semakin beragam. Berdasarkan penjelasan dari ustadz Anam Azhari, Wakil Sekretaris MUI Kabupaten Nunukan dalam program Mutiara Pagi, pada dasarnya dalam pandangan Islam narkoba dikategorikan sebagai khamr.

Khamr sendiri bentuknya beragam mulai dari bentuk cair, padat (pil/ekstasi/sabu), maupun gas (asap/vapor/liquid). Khamr dilarang untuk dikonsumsi sebab bisa menyebabkan tertutupnya akal. Maksudnya adalah jika akal sehat seseorang sudah tertutup karena pengaruh zat tersebut, maka seseorang akan sangat mudah melakukan kejahatan atau dosa lainnya.

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadits riwayat Bukhari, yang artinya khamr itu adalah induk segala keburukan dari segala kejelekan dari segala kemaksiatan. Selain Hadits, Allah SWT juga sudah menegaskan tentang haramnya khamr dan efek buruknya untuk kita. Dalam surat Al-Maidah ayat 90 yang artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.”

Lebih jauh, Allah SWT juga menjelaskan efek dari khamr (minuman keras) itu seperti apa dalam surat Al-Maidah ayat 91. Disitu dijabarkan bahwa minuman keras bisa menimbulkan permusuhan dan kebencian, serta menghalangi kita mengingat Allah SWT. Efek penghilangan akal itulah yang membuat khamr jadi diharamkan untuk dikonsumsi karena ada potensi buruk jangka panjang yang bisa timbul akibat hal tersebut.

Ustadz Anam menggarisbawahi bahwa dengan berkembang pesatnya zaman, bentuk khamr pun juga mengalami inovasi. Seperti yang saat ini terjadi di wilayah kabupaten Nunukan baru-baru ini ditemukan ada narkoba jenis liquid yang dimasukkan ke rokok elektrik atau vapor. Jenis baru itu, ternyata daya rusaknya jauh lebih hebat daripada narkotika yang lainnya karena yang diserang adalah saraf otak.

Mari kita lebih peka terhadap permasalahan sosial penyalahgunaan narkoba ini. Berdasarkan keterangan dari ustadz Anam Azhari, “salah satu tanda kiamat atau kehancuran adalah diangkatnya ilmu agama (meninggalnya para ulama) dan dominannya kebodohan. Akibatnya, banyak orang tidak lagi memahami mana yang halal dan haram, sehingga mereka terjebak dalam lingkaran narkoba dan prostitusi.” Maka agar kita tidak terperangkap dalam lingkaran setan tersebut dan hidup kita jauh lebih bermakna, marilah kita senantiasa berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....