Pemkab Nunukan Pantau Harga Ramadan, Cabai hingga Telur Rawan Naik

  • 20 Feb 2026 06:29 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memperketat pemantauan harga untuk menjaga kebutuhan pokok tetap stabil. Langkah ini dilakukan selama Ramadan 2026.

Pemantauan dilakukan di pasar dan titik distribusi bahan pokok di Pulau Nunukan. Pengawasan juga menyasar kecamatan yang masih dapat terpantau. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan Dior Frames.

"Langkah utama Pemda Nunukan dalam menjaga kebutuhan pokok stabil yaitu dengan pengawasan dan pemantauan harga di lapangan. baik di Pulau Nunukan maupun di kecamatan yang masih bisa terpantau," katanya. Jumat (20/02/2026).

Pemda menilai sejumlah komoditas cenderung mengalami fluktuasi harga selama Ramadan. Perubahan harga biasanya dipicu lonjakan permintaan dan distribusi yang tidak lancar. Komoditas bumbu dapur menjadi perhatian karena cepat bergerak mengikuti pasokan harian. Selain itu, bahan pangan hewani juga rawan terdampak perubahan harga pasar.

"Komoditas yang rawan untuk mengalami kenaikan harga itu satu, cabai, bahan bumbu dapur, bawang merah, bawang putih, dan kemudian ayam, ikan, dan telur," ujarnya.

Pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala untuk menekan potensi lonjakan harga. Pemda juga mengimbau pedagang tidak menaikkan harga di luar kewajaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....