Awal Ramadan 2026, Harga Cabai Rawit di Nunukan Naik Tipis

  • 19 Feb 2026 20:16 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, harga cabai rawit di Kabupaten Nunukan mengalami kenaikan tipis namun tidak signifikan. Dari harga normal yang sebelumnya berkisar Rp60.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp70.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh harga dari daerah asal, seperti Sulawesi Selatan, yang juga mengalami peningkatan. Kondisi ini terjadi akibat keterbatasan pasokan seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hingga memasuki awal Ramadan.

Salah seorang pedagang di Pasar Inhutani Nunukan, Wiwi, mengatakan stok cabai rawit di tingkat pedagang masih cukup melimpah. Namun, kenaikan harga dari pemasok membuat harga jual di pasaran ikut menyesuaikan.

"Kalau stok cabai rawit aman saja, memang harga naik dari Sulawesi,” ujar Wiwi, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, harga cabai rawit diprediksi akan terus merangkak naik selama Ramadan. Hal ini dipengaruhi meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk keperluan sahur maupun persiapan berbuka puasa.

“Mau bagaimana lagi, kami pedagang juga bingung. Kalau kami kasih harga murah, rugi,” katanya.

Meski demikian, kapal pengangkut kebutuhan bahan pokok diharapkan dapat beroperasi dengan lancar agar distribusi tetap terjaga. Ketersediaan pasokan yang cukup melimpah di pasaran dinilai mampu menekan potensi kenaikan harga lanjutan selama Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....