Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Masih Menunggu Regulasi
- 17 Feb 2026 15:49 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan-Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan program Pemerintah Indonesia untuk menyediakan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, meski demikian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan belum mengetahui seperti apa pelaksanaannya nanti dibulan ramadan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan Masniadi menyampaikan jika di bulan ramadan ini belum mengetahui seperti apa pola untuk menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah, meski demikian stok ketersediaan pangan di Kabupaten Nunukan tergolong aman. Apalagi petugas bidang peternakan telah melakukan pengecekan ketersediaan daging ayam, hingga lebaran nanti.
“Mudah-mudahan bisa terpenuhilah dan tidak ada juga persoalannya yang sangat krusial yang terjadi, saya kira distribusi juga lancar-lancar tinggal kita melihat ketersediaan dilapangan dan juga agen-agen yang menyetok rencananya seperti apa. Kalau beras, kita kerjasama dengan Bulog, kalau ketersediaan pangan ada saja, karena Bulog ada di Tarakan dan kita sudah bangun komunikasi”, ucapnya, Selasa, (17/2/2026).
Menurutnya ketersediaan pasokan beras menyesuaikan transportasi kapal laut, apabila ada kendala maka ketersediaan beras akan berkurang. Sementara itu Gerakan Pangan Murah sangat bermanfaat apabila ditempatkan di wilayah-wilayah bukan sentra pangan, karena masyarakat sangat membutuhkannya.
“Inilah yang membantu mereka, kalaupun menyiapkan ramadan, kan biasanya ramadan itu hari-hari besar itu harga-harga akan naik inilah yang kita harus membuat suatu gerakan-gerakan seperti itu, makanya nanti kita diskusi supaya menekan juga belanja dari masyarakat”, ujarnya.
Ia juga mengungkapkan sudah menjadi tradisi dan tidak dapat melarang masyarakat yang memiliki uang untuk berbelanja lebih banyak, dibanding hari-hari sebelumnya.Tinggal bagaimana Pemerintah Daerah menyediakan kebutuhan pangan pokok bagi masyarakat di Nunukan. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....