Petani di Nunukan Selatan Mulai Mengembangkan Nanas Madu

  • 10 Feb 2026 08:32 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Budidaya nanas madu di Kecamatan Nunukan Selatan, mulai berkembang dan diminati oleh masyarakat Nunukan, seiring berjalannya waktu nanas madu asal Nunukan mulai dikenal, citarasanya manis. Petani Nanas Nunukan Selatan Firdaus mengatakan sudah satu tahun lebih melakukan budidaya nanas madu dengan luas lahan 1 Ha, kemudian menyediakan bibit sebanyak 35 ribu, dari 35 ribu ada 20 ribu bibit nanas didatangkan dari Balikpapan, sementara bibit beli sendiri, belum ada bantuan dari Pemerintah Daerah. Firdaus menjelaskan istimewa nanas madu ini apabila dikonsumsi dapat menyegarkan tenggorokan, dapat menurunkan kolestrol. Sewaktu di Balikpapan jika ada pesta, sebelum mengkonsumsi daging,  makan nenas dulu setelah itu tidak ada keraguan untuk mengkonsumsi daging karena sudah ada penetralan yakni nenas itu tadi.

“Makanya nanas ini tidak ada bilang kemunduran, hanya kemajuan dimana-mana. Saya di Sulawesi Selatan dulu memegang namanya bumdes itu hampir sejahtera karena tidak lagi menjual padinya untuk kebutuhan sehari-hari dirumahnya tapi ada uang selain padi, sekarang Alhamdulilah sudah dua kali Gubernur turun, bupati panen raya, mudah-mudahan Nunukan dengan adanya budidaya ini bisa kita mendukung program-program Pemerintah untuk ketahanan pangan untuk wilayah Nunukan”, ucapnya, Selasa, (10/2/2026).

Ia juga menjelaskan jika penanaman nanas madu selama 8 bulan, kemudian dikarbit atau dikasih berbuah selama 4 bulan 10 hari setelah pembuahan, hal tersebut membutuhkan waktu 1 tahun dua bulan.

“Sudah dua kali panen, sebagian kan bertahap karena kita terbentur dimodal kemarin baru kita kan masih pinjam-pinjam lahan orang jadi ada semacam kewaspadaan, kekhawatiran. Dulu seperti tidak ada keseriusan untuk itu karena sewaktu-waktu yang punya lahan diambil jadi seandainya punya lahan pribadi sudah lama jayalah kita karena kita gelontorkan dana disitu”, ujarnya.

Ketika ditanyakan mengenai modal, Ia menyebut modal awal untuk budidaya nanas sebanyak Rp.20 juta,- dengan melakukan penanaman melalui 4 tahap, kemudian meningkat mencapai Rp.60 juta,- hanya menyediakan bibit saja. Apabila berhasil dapat dihitung dengan 20 ribu buah nanas, dapat dikalikan 20 kali Rp.10.000,- bisa mencapai Rp.200 juta per satu kali panen. Jika semakin banyak, maka hasilnya juga semakin melimpah, jadi kecil kemungkinan untuk rugi. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....