Permasalahan Stunting Masih Menjadi Tantangan Bagi Petugas Kesehatan

  • 09 Feb 2026 12:55 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Kasus stunting masih menjadi PR dikarenakan bersifat multifaktorial dan membutuhkan intervensi jangka panjang lintas sektor. Kemudian penyebab utamanya seperti kekurangan gizi kronis sejak kehamilan hingga usia 2 tahun atau (1.000 Hari Pertama Kehidupan). Kepala Puskesmas Nunukan dokter Ika Bihandayani menyampaikan stunting sampai saat ini masih menjadi PR nasional, sementara wilayah Puskesmas Nunukan menangani tiga kelurahan hal ini juga menjadi tantangan salah satunya masih ditemui ibu hamil usia remaja. Ika Bihandayani menjelaskan jika petugas kesehatan Puskesmas Nunukan sudah berupaya melakukan dan memberikan penyuluhan dan edukasi bersama lintas sektor, seperti resiko ketika hamil belum saatnya.

“Mencegah kehamilan tidak diinginkan karena tentu ya kehamilan yang belum siap dari segi reproduksi meski pun memang sudah bisa hamil karena mungkin sudah menstruasi namun kematangan reproduksi alat reproduksi belum siap, belum lagi psikis ibunya, belum siap merawat sehingga akhirnya tidak bisa menjaga mulai dari 1.000 Hari Pertama Kelahiran untuk mencegah stunting”, ucapnya, Senin, (9/2/2026).

Ia mengungkapkan ada juga resiko lain yakni kesulitan dalam persalinan, mungkin harus melalui operasi, oleh sebab itu harapannya untuk mencegah stunting di remaja putri, petugas kesehatan telah melakukan pemberian tablet tambah darah ke sekolah-sekolah.

“Besar harapan ditunda dulu kemudian harapan kami tindaklanjut dini juga untuk mencegah stunting itu di remaja putri kan sudah kita lakukan sejak dulu dengan pemberian gratis tambah darah harapannya didukung dengan lintas sektor sekolah, guru-guru terkait untuk bisa dipantau anak-anak remaja putri untuk memastikan mereka mengkonsumsi tablet tambah darah setiap minggunya”, ujarnya.

dr. Ika Bihandayani mengajak seluruh remaja di Nunukan untuk meningkatkan keimanan bersama keluarga sehingga hal-hal yang negatif dapat terhindari, para remaja hanya fokus belajar sembari menjaga kesehatan dan lingkungan. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....