Dugaan Diskriminasi Guru, Disdik dan BPMP Buka Suara
- 07 Feb 2026 09:15 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Dinas Pendidikan Nunukan menelusuri dugaan diskriminasi terhadap seorang guru di SDN 001 Sebatik Tengah. Isu tersebut ramai diperbincangkan publik dalam beberapa hari terakhir.
Dugaan perlakuan diskriminatif itu mencuat setelah beredar informasi bahwa guru tersebut mengalami pengucilan di lingkungan sekolah. Selain itu, guru juga disebut tidak dilibatkan dalam komunikasi dan administrasi internal sekolah. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad, S.IP.,M.Si. memberikan tanggapannya. Sabtu (07/02/2026).
"Terkait permasalahan di SDN 001 Sebatik Tengah tentunya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan akan mencari titik permasalahannya, dan nantinya juga akan mencari pemecahan masalah itu sehingga nantinya dapat memberikan masukan yang terbaik dan bijak." ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad, S.IP.,M.Si
Sejumlah poin lain yang beredar di publik menyebut guru tidak diperbolehkan masuk ruang guru atau ruang kantor. Selain itu, disebut ada persoalan administrasi yang berdampak pada hak guru, termasuk tunjangan yang disebut tidak cair.
Kasus ini turut mendapat perhatian Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara. Kepala BPMP Kaltara, Andrianus Hendro Triatmoko, ST.,MT. menyampaikan simpati serta menekankan pentingnya sekolah sebagai ruang yang aman bagi semua warganya, termasuk guru.
"Kami bersimpati dan menaruh perhatian terhadap dugaan perlakuan tidak adil yang dialami oleh seorang guru di SDN 001 Sebatik Tengah, kami menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi seluruh warganya termasuk guru di dalamnya kami mendukung penuh langkah-langkah klarifikasi dan pendalaman yang dilakukan oleh pihak berwenang secara objektif dan transparan,” kata Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara Andrianus Hendro Triatmoko, ST.,MT.
“hendaknya kasus ini menjadi pengingat bagi kita untuk memperkuat tata kelola sekolah yang lebih baik yang menjunjung nilai kemanusiaan, profesional dalam rangka mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan." ucap Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Utara Andrianus Hendro Triatmoko, ST.,MT.
Dinas Pendidikan Nunukan memastikan akan menelusuri titik persoalan secara menyeluruh. Hasil pendalaman akan menjadi dasar langkah penyelesaian dan pembenahan tata kelola sekolah. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalimantan Utara berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Penulis: Fery Herdiansyah
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....