Jelang Lebaran, Harga Kelapa di Nunukan Tembus Rp15.000
- 20 Mar 2026 09:25 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Harga kelapa parut di Kabupaten Nunukan melonjak pada jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Kenaikan ini dipicu lonjakan permintaan yang mencapai tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.
Di Pasar Inhutani Nunukan, harga kelapa sata ini menembus Rp15.000 per buah dari sebelumnya Rp10.000 hingga Rp12.000. Kenaikan harga paling terasa pada kelapa berukuran besar yang banyak diburu pembeli.
“Kalau lebaran begini mahal, yang besar-besar itu bisa Rp15.000 satu biji,” kata Asri, pedagang kelapa, Jumat (20/3/2026).
Asri menjelaskan, tingginya harga kelapa dipengaruhi oleh biaya distribusi dari Pulau Sebatik ke Nunukan. Pasokan harus menyeberangi laut sehingga menambah ongkos operasional, termasuk transportasi truk.
Selain itu, kualitas kelapa dari Sebatik dinilai lebih baik dibandingkan kelapa lokal Nunukan. Dagingnya yang lebih tebal membuatnya lebih diminati untuk kebutuhan santan saat Lebaran.
“Makanya mahal karena kita banyak biaya untuk sampai ke sini kan nyeberang laut, belum lagi ongkos truknya,” ujarnya.
Meski harga naik, stok kelapa saat ini masih tersedia di pasaran. Pedagang mengaku bersyukur karena pada momen tertentu kelapa juga sering mengalami kelangkaan.
Kenaikan harga hingga Rp15.000 per buah dinilai masih wajar di tengah lonjakan permintaan. Pedagang menyebut harga tersebut setidaknya mampu menutup biaya operasional distribusi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....