HIMPAUDI dan Bunda PAUD Nunukan Salurkan Sembako untuk Siswa PAUD Kurang Mampu

  • 12 Mar 2026 17:38 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) bersama Bunda PAUD Kabupaten Nunukan menyalurkan bantuan sembako Ramadan kepada siswa PAUD kurang mampu dan yatim piatu, Rabu (11/3/2026). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian untuk membantu meringankan kebutuhan siswa beserta keluarganya selama menjalani ibadah puasa.

Bantuan tersebut disalurkan di tiga lokasi, yakni Kecamatan Nunukan Selatan, Kecamatan Nunukan dan Desa Binusan. Penyaluran bantuan melibatkan Bunda PAUD Kecamatan Nunukan Selatan, Bunda PUAD Kecamatan Nunukan, Ketua Pokja Bunda PAUD serta seluruh pengurus HIMPAUDI yang turut mendampingi proses pembagian sembako kepada para penerima manfaat.

Untuk penyaluran di Kecamatan Nunukan Selatan, tim yang terlibat terdiri dari Ketua HIMPAUDI, Bunda PAUD Kabupaten Nunukan, Ketua Pokja Bunda PAUD beserta pengurus HIMPAUDI. Sementara itu, di Kecamatan Nunukan, bantuan disalurkan oleh Bunda PAUD Kecamatan Nunukan bersama pengurus HIMPAUDI. Sedangkan di Desa Binusan, penyaluran dilakukan oleh Ketua HIMPAUDI, Wakil Ketua HIMPAUDI, serta pengurus HIMPAUDI.

Ketua HIMPAUDI Kabupaten Nunukan, Martina, mengatakan bahwa partisipasi Bunda PAUD dan seluruh pengurus HIMPAUDI menunjukkan komitmen dalam mendukung kesejahteraan anak didik PAUD yang kurang mampu. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa para pendidik PAUD tidak hanya berperan dalam dunia pendidikan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap kondisi peserta didik.

"Kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian bagi anak-anak usia dini yang berasal dari keluarga kurang mampu", ujar Martina, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, proses penyaluran bantuan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dan para orang tua anak didik PAUD. Bantuan ini menjadi bukti nyata kuatnya semangat kepedulian sosial, khususnya bagi anak-anak usia dini yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

"Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan pokok anak-anak usia dini dan keluarganya", tambahnya.

Melaui bantuan ini semangat gotong royong dan kepedulian sosial diharapkan dapat terus tumbuh, baik di lingkungan pendidikan maupun kepada masyarakat. Hal ini penting guna mendukung tumbuh kembang anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa.

Rekomendasi Berita