Mencuci Buah Kurma Sesuai Petunjuk Otoritas Pangan Arab Saudi
- 23 Feb 2026 08:17 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Buah kurma merupakan salah satu hidangan khas yang identik dengan bulan Ramadan. Selain rasanya manis alami dan kaya nutrisi, kurma juga dipercaya sebagai sunnah berbuka.
Namun, banyak masyarakat belum mengetahui bahwa kurma yang dijual di pasaran tetap perlu dicuci sebelum dikonsumsi, terutama kurma impor. Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi, Saudi Food and Drug Authority (SFDA), memberikan panduan keamanan pangan terkait penanganan kurma agar tetap higienis dan aman dikonsumsi.
Mengapa Kurma Perlu Dicuci?
Meski terlihat bersih dan kering, kurma dapat terpapar debu, kotoran, atau residu selama proses panen di kebun, pengeringan alami, pengemasan dan distribusi atau saat penyimpanan di gudang dan toko. Selain itu, beberapa kurma dilapisi glukosa atau minyak nabati agar tampak mengilap, sehingga pencucian ringan dianjurkan sebelum dimakan.
Cara Mencuci Kurma yang Dianjurkan
Berdasarkan edukasi keamanan pangan SFDA, berikut langkah sederhana mencuci kurma:
1. Cuci tangan terlebih dahulu
Pastikan tangan bersih sebelum menyentuh makanan.
2. Bilas kurma dengan air mengalir
Gunakan air bersih yang mengalir selama beberapa detik untuk menghilangkan debu dan kotoran permukaan.
3. Gosok lembut permukaan kurma
Terutama pada lipatan kulit kurma yang sering menyimpan partikel halus.
4. Tiriskan dengan saringan atau tisu bersih
Hindari merendam terlalu lama agar tekstur tidak rusak.
5. Simpan dalam wadah bersih tertutup
Setelah dicuci dan kering, simpan di kulkas atau wadah higienis.
Tidak perlu menggunakan sabun atau deterjen makanan, tidak perlu merendam lama dalam air, dan tidak perlu bahan kimia atau cairan khusus. Karena kurma memiliki kulit tipis yang mudah menyerap cairan, penggunaan bahan selain air justru dapat merusak rasa dan keamanan.
Edukasi Konsumen Ramadan
Kebiasaan sederhana mencuci kurma sebelum dikonsumsi merupakan bagian dari praktik keamanan pangan rumah tangga. Langkah ini penting terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh rendah. Melalui penanganan yang tepat, kurma tetap menjadi makanan sehat, aman, dan penuh berkah saat berbuka puasa.
Mencuci kurma sebelum dimakan bukan berarti kurma kotor, melainkan bentuk kehati-hatian dalam menjaga kesehatan keluarga. Mengikuti panduan dari Saudi Food and Drug Authority (SFDA) membantu memastikan kurma yang dikonsumsi tetap higienis tanpa mengurangi kualitasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....