Penentuan 1 Ramadan, Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari
- 14 Feb 2026 13:07 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menjadwalkan sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah pada 17 Februari 2026. Kepastian awal puasa akan ditentukan berdasarkan hasil rukyatul hilal yang dilakukan serentak di berbagai titik di Indonesia dengan berpatokan pada hisab.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, H. Aliansyah, mengatakan pemerintah akan memantau posisi hilal untuk memastikan awal Ramadan. Hasil pengamatan tersebut akan menjadi dasar penetapan resmi pemerintah terkait dimulainya ibadah puasa.
“Kalau seandainya sudah terlihat maka penetapan untuk Ramadan adalah tanggal 18 Februari, namun kalau tidak terlihat maka biasanya Sya’ban digenapkan 30 hari sehingga Ramadan jatuh pada 19 Februari,” kata Aliansyah, Sabtu (14/2/2026).
Ia menjelaskan, rukyatul hilal dilakukan untuk mengetahui apakah posisi bulan telah memenuhi kriteria masuk 1 Ramadan atau masih berada di bulan Sya’ban. Pengamatan akan dilaksanakan di sejumlah titik strategis di seluruh Indonesia untuk memastikan akurasi hasil sidang isbat.
Aliansyah meminta masyarakat menunggu keputusan resmi pemerintah yang akan diumumkan setelah sidang isbat. Ia juga mengimbau warga tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum ada pengumuman resmi dari pemerintah.
“Jika nantinya ada perbedaan penentuan 1 Ramadan, hendaknya disikapi dengan bijak karena semua memiliki dasar dan alasan yang kuat sehingga tidak perlu diperdebatkan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....