Peta Berubah! Indonesia Tambah 127,3 Hektare Wilayah di Pulau Sebatik

  • 15 Apr 2026 21:47 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah Indonesia berhasil menuntaskan penegasan batas darat wilayah negara dengan Malaysia di Pulau Sebatik secara resmi. Keberhasilan diplomasi damai ini memperkuat kedaulatan teritorial Indonesia melalui kesepakatan garis batas negara yang baru.

Proses percepatan penanganan dampak penyelesaian batas darat Indonesia - Malaysia di Pulau Sebatik kini telah dinyatakan selesai sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Wilayah seluas 127,3 hektare yang sebelumnya milik Malaysia sekarang resmi masuk ke dalam kedaulatan Indonesia. Hal ini disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

"Percepatan penanganan dampak penyelesaian penegasan batas darat wilayah negara Indonesia dan Malaysia di Pulau Sebatik telah selesai dilakukan," ujarnya.

Perubahan garis batas ini merupakan hasil nyata dari upaya diplomasi yang mengedepankan perdamaian antara kedua negara serumpun. Garis batas baru tersebut memberikan kepastian hukum terhadap status kepemilikan lahan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Meskipun Indonesia mendapatkan tambahan lahan signifikan, terdapat sebagian kecil wilayah yang kini berpindah status menjadi milik Malaysia. Penyesuaian ini dilakukan untuk mencapai kesepakatan yang adil berdasarkan koordinat pemetaan terbaru di lapangan.

"Penyelesaian penegasan batas di Pulau Sebatik merupakan wujud nyata keberhasilan diplomasi damai yang memperkuat kedaulatan teritorial Indonesia," katanya.

Pemerintah kini fokus pada penataan administrasi bagi warga yang terdampak langsung akibat perubahan garis batas negara tersebut. Langkah ini diambil guna memastikan hak masyarakat di perbatasan tetap terlindungi pasca disepakatinya batas wilayah baru.

"Wilayah seluas 127,3 hektare pada batas lama merupakan bagian Malaysia, kini sah menjadi wilayah Indonesia. Sementara itu 4,9 hektare dari wilayah Indonesia kini menjadi bagian dari Malaysia," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....