Revitalisasi Sekolah, Pola Swakelola Dinilai Lebih Efisien Anggaran
- 26 Agt 2025 09:03 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Revitalisasi sekolah dengan pola swakelola dinilai mampu menghemat anggaran secara signifikan. Pemerintah berharap pola ini memberi manfaat maksimal bagi pemenuhan kebutuhan sekolah.
Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menyebut setidaknya ada tiga kelebihan pola swakelola. Salah satunya adalah efisiensi karena sekolah mengetahui kebutuhan secara rinci sehingga penggunaan dana lebih tepat sasaran.
“Ya minimal ada tiga kelebihan yang bisa kita dapatkan dengan pola swakelola. Yang pertama sekolah tahu persis kebutuhan mereka ya dan berapa yang diperlukan dana untuk menyelesaikan kebutuhan itu. Nah, sehingga dana dari pemerintah bisa kita hemat tidak harus di pihak ketigakan. Nah, itu yang pertama.” ucap Gogot Suharwoto, Selasa (26/08/2025).
Ia menegaskan efisiensi anggaran menjadi alasan utama pemerintah mendorong swakelola. Dengan tidak melibatkan pihak ketiga, keuntungan yang biasanya diambil penyedia jasa dapat dialihkan untuk menambah sasaran penerima manfaat.
“Jadi efisien dari segi anggaran karena kita bisa menghemat dari sisi keuntungan kalau itu di pihak ketigakan. Pihak ketiga itu paling nggak 10% ya dari total 17 triliun kan sudah 1,7 triliun ya. Kita bisa hemat bisa nambah sasaran. Itu yang pertama.” ucap Gogot Suharwoto.
Pemerintah berencana terus mengoptimalkan pola swakelola pada program revitalisasi sekolah tahun 2025. Langkah ini diharapkan tidak hanya menekan biaya, tetapi juga meningkatkan efektivitas pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....