Program Makan Bergizi Dinilai Efektif Turunkan Angka Pengangguran
- 02 Feb 2026 20:00 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi upaya efektif dalam menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Nunukan. Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi warga lokal, mulai dari juru masak, tenaga pengolahan makanan hingga petugas distribusi.
Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki standar ideal 2.500 hingga 3.000 porsi makanan dengan menyerap sekitar 50 tenaga kerja. Ia mencontohkan, apabila terdapat 30 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Nunukan, maka penyerapan tenaga kerja lokal akan cukup signifikan.
"Satu SPPG itu bisa menyerap sekitar 50 relawan. Bisa dibayangkan jika di Kabupaten Nunukan ada sekitar 30 SPPG, berapa banyak tenaga kerja lokal yang dapat terserap,” ujar Raden Iwan Kurniawan, Senin (2/2/2026).
Menurutnya, pemerintah pusat juga membuka peluang untuk pembentukan SPPG baru di setiap daerah, termasuk di wilayah terpencil. Hal ini diharapkan dapat memperluas pemerataan layanan gizi sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Nunukan.
"Kita juga berharap jumlah SPPG di Kabupaten Nunukan dapat terus bertambah, sehingga semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap,” ucapnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini telah terbentuk sebanyak sepuluh SPPG yang tersebar di wilayah Kabupaten Nunukan. Total SPPG yang beroperasi dinilai telah menyerap ratusan tenaga kerja lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....