Tamburungan, Kuliner Warisan Nenek Moyang Sarat Makna
- 27 Jun 2026 04:53 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Sebagai makanan tradisional yang sarat nilai budaya, temberungun atau “Telescopium Telescopium”, sejenis keong laut atau kerang bakau, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan suku Tidung, khususnya bagi mereka yang bermukim di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Dikenal memiliki tekstur kenyal dan warna hitam kehijauan atau kekuningan, temberungun sering disajikan dalam berbagai acara penting. Meskipun saat ini semakin sulit ditemukan, makanan ini tetap dilestarikan oleh masyarakat Tidung, terutama di wilayah pesisir.
| Baca juga: Makanan Bau namun Rasanya Bikin Ketagihan |
Baca Juga: Saus Tomat Dulunya adalah Obat
Menurut penelitian Hafiluddin tahun 2011 dalam tulisan Maizan, 2022, yang sama-sama meneliti di bidang Perikanan dan Kelautan. Tak hanya lezat, temberungun pun menyimpan kandungan gizi yang cukup tinggi, seperti kandungan protein sebanyak 12,16%, tapi dengan lemak 0,38%.
Temberungun umumnya diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti pepes atau tumis, setelah melalui proses perebusan untuk melunakan teksturnya. Temberungun telah menjadi hidangan istimewa bagi suku Tidung sejak zaman nenek moyang. Dulu, hampir setiap anak nelayan di wilayah ini sudah mengenal lezatnya temberungun, terutama saat acara-acara adat atau perayaan penting.
Masyarakat Tidung berharap, makanan tradisional ini bisa tetap dinikmati dan diwariskan kepada generasi mendatang, sebagai simbol identitas kuliner masyarakat Tidung. (Sumber: Indonesiakaya.com)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....