Tempe Sumber Protein Nabati Terbaik Warisan Kuliner Asli Nusantara
- 26 Mei 2026 20:28 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Tempe merupakan warisan kuliner asli Nusantara yang lahir di Jawa Tengah sebelum abad ke-16. Tempe pertama kali diperkirakan muncul di wilayah pedesaan tradisional, khususnya di daerah Tembayat, Klaten, Jawa Tengah.
Pada awalnya, tempe dibuat dari kedelai hitam dan difermentasikan menggunakan kapang alami. Nama tempe berasal dari bahasa Jawa Kuno, yakni "Tumpi" yang berarti makanan berwarna putih karena bentuk awal tempe yang menyerupai hidangan tepung sagu.
Kata tempe tertulis secara resmi dalam naskah kuno Serat Centhini, di mana hidangan jae santen tempe disajikan kepada tokoh Mas Cebolang. Pada masa penjajahan Belanda, tempe menjadi bahan makanan pokok pengganti daging bagi masyarakat yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan gizi.
Baca Juga: Sejarah Bubur Dari Tiongkok Kuno menuju Dunia
Tempe diperkenalkan ke Eropa oleh imigran Indonesia. Popularitasnya terus meluas hingga ke Amerika Serikat pada tahun 1960-an melalui berbagai penelitian ilmiah di Cornell University.
Berawal dari keterbatasan pangan masyarakat era Tanam Paksa, tempe kini mendunia sebagai salah satu sumber protein nabati terbaik berkat proses fermentasi jamur Rhizopus yang kaya manfaat.
Saat ini, tempe tidak hanya menjadi makanan sehari-hari masyarakat Indonesia, tetapi juga populer di kalangan vegan dan pegiat gaya hidup sehat global sebagai alternatif pengganti daging yang sangat bernutrisi. (Sumber: Rumahtempeindonesia.com)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....