Sejarah Awal Gurita Bisa di Konsumsi oleh Manusia
- 08 Mei 2026 08:11 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Sejarah konsumsi gurita oleh manusia telah berlangsung selama ribuan tahun, terutama di wilayah pesisir Laut Tengah Mediterania dan Asia Timur.
Sejarah awal Gurita bisa dimakan dimulai dari Budaya Yunani kuno dan Romawi kuno. Merekalah yang pertama kali menggunakan gurita sebagai bahan pangan. Mereka memanfaatkan lokasinya yang dekat dengan laut untuk menangkap Sefalopoda ini.
- Di Jepang Dan Tiongkok, Konsumsi Gurita Seperti Chuka Idako Atau Bola Gurita/Takoyaki Juga Memiliki Sejarah Panjang Sebagai Bagian Dari Kuliner Laut.
Meskipun dalam mitologi sering dianggap sebagai monster laut seperti gambaran Kraken dalam cerita rakyat Norwegia atau Gorgon Yunani, gurita tetap ditangkap dan diolah menjadi makanan, terutama di wilayah pesisir.
Baca Juga: Jejak Sejarah Gulai Kambing yang Menjadi Identitas Rasa Nusantara
Gurita mentah memiliki tekstur yang sangat alot. Tradisi kuliner kuno mempelajari bahwa gurita harus dipukul-pukul menggunakan palu, atau dipukul ke bebatuan, atau direbus lama agar teksturnya menjadi empuk dan aman dikonsumsi.
Sebagai salah satu seafood yang menyehatkan. Gurita dihargai karena nilai gizinya yang tinggi, merupakan sumber vitamin B3, B12, kalium, fosfor, dan selenium. Itulah mengapa konsumsi gurita terus berlanjut hingga kini, dan menjadi bagian dari berbagai masakan internasional.
(Sumber: KementerianKKP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....