Dampak Mengonsumsi Tepung Secara Berlebihan
- 29 Jul 2024 12:49 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Makanan dari tepung menjadi salah satu pilihan paling praktis untuk orang-orang yang sibuk beraktivitas karena tidak sempat memasak. Tepung pada dasarnya menjadi salah satu bahan yang sering digunakan oleh sebagian orang ketika memasak ataupun mengolah suatu makanan tertentu. Jajanan berbahan tepung tapioka sudah umum ditemui di Indonesia
Makanan ini banyak dikonsumsi oleh mereka yang ingin ngemil praktis dengan harga yang murah. Tapi tahukah bahaya tepung tapioka?. Pertama terkait kandungannya yang tinggi kalori. Tepung ini tergolong tinggi karbohidrat dan rendah nutrisi. Kendati begitu, bagi yang memiliki alergi gluten, tepung tapioka merupakan solusi alternatif untuk penggantinya. Mengonsumsi tepung tapioka tidak boleh berlebihan karena rendah nutrisi.
Namun, hal ini bisa menjadi boomerang bila tak mengontrol jumlah konsumsi makanan bertepung tersebut. Meski kadar tepungnya sedikit, tapi jika mengonsumsinya secara rutin, akan berdampak buruk pada tubuh. Sebab, makanan bertepung adalah sumber karbohidrat maupun gula yang cukup tinggi. Bila kita terlalu sering mengonsumsinya setiap hari, ada sejumlah efek samping yang merugikan kondisi kesehatan.
Tepung sebenarnya merupakan bahan makanan yang bergizi. Olahan yang terbuat dari tepung dapat memberikan asupan kalori, lemak, serat, dan karbohidrat. Selain itu, tepung juga mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan. Tapi sayangnya, proses pengolahan dan pemutihan tepung dapat menghilangkan berbagai zat gizi dalam bahan bakunya. Tanpa proses fortifikasi gizi, makanan yang terbuat dari tepung tersebut tentu juga tidak mengandung zat gizi yang beragam.
Proses pengolahan juga dapat menghilangkan lapisan kulit, dedak, serat, vitamin, serta mineral dari biji-bijian yang menjadi bahan baku tepung . Produk yang tersisa hanyalah butiran tepung dengan kandungan gizi yang sedikit atau bahkan tidak ada.
Tepung seperti ini termasuk dalam kelompok karbohidrat rafinasi. Alih-alih menyehatkan, karbohidrat ini justru tidak baik bagi kesehatan. Pasalnya, karbohidrat rafinasi merupakan jenis karbohidrat sederhana tanpa zat gizi yang bermutu.
Seperti yang ketahui, karbohidrat adalah sumber tenaga bagi manusia dan jika tidak digunakan untuk beraktivitas fisik, maka akan berisiko menimbulkan obesitas. Makanan dari tepung sebenarnya tidak selalu merugikan kesehatan. Kita masih bisa menikmati makanan ini dengan memilih jenis yang tepat dan makanlah dengan porsi yang pas. Padukan dengan bahan makanan lain yang tak kalah bermanfaat. Makanan dari tepung bisa menjadi sumber karbohidrat yang praktis dan menyehatkan, asalkan kandungannya tidak didominasi oleh karbohidrat rafinasi dan pastikan juga mengonsumsi makanan yang beragam untuk mencukupi kebutuhan gizi harian kita. (Sumber.halodoc).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....