Manfaat Daging Ayam untuk Tumbuh Kembang Anak
- 09 Jul 2024 19:41 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Daging ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang baik untuk Si Kecil. Selain mudah didapatkan, daging ayam juga mudah diolah menjadi berbagai menu untuk MPASI. Alasannya, daging ayam jadi bahan makanan untuk menu MPASI. Pada masa pertumbuhan dan perkembangan, asupan nutrisi yang tepat sangat penting bagi anak-anak.
Salah satu bahan makanan yang baik untuk asupan nutrisi anak adalah daging ayam. Pasalnya, daging ayam punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak-anak. Mengonsumsi daging ayam dalam pola makan mereka adalah pilihan yang baik dan daging ayam adalah sumber protein hewani yang berkualitas tinggi.
Protein adalah pondasi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otot, tulang, serta jaringan tubuh lainnya pada anak-anak dan protein yang terkandung dalam daging ayam juga mengandung asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Untuk fungsi yang optimal dan agar kandungan protein yang didapat maksimal, pastikan beri bagian dada pada anak, karena bagian tersebut rendah lemak namun tinggi protein.
Saat memberikan MPASI pada bayi, harus benar-benar memastikan makanan tersebut mengandung nutrisi yang baik untuk tumbuh kembangnya. Seperti mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, dan tentu saja protein yang tidak boleh terlewatkan. Salah satu jenis protein yang bisa diberikan pada Si Kecil adalah protein hewani yang berasal dari daging ayam. Daging ayam merupakan sumber protein yang baik untuk tumbuh kembang Si Kecil. Selain bergizi, mencari daging ayam juga tidak sulit dan harganya pun tidak semahal daging sapi.
Bayi bisa diberikan daging ayam sejak awal MPASI dengan terlebih dahulu diolah dan disesuaikan teksturnya. Untuk permulaan, bisa memberikan dua porsi bubur ayam per hari dengan setiap porsi tidak lebih dari dua sendok makan ayam. Seratus gram ayam mengandung 18,6 gram protein yang terkonsentrasi selama proses memasak dan jumlahnya meningkat.
Protein sangat penting untuk pertumbuhan bayi karena membantu pertumbuhan ototnya. Selain itu, protein dari sumber hewani tidak seperti sumber nabati, mudah dicerna dan mudah diserap oleh tubuh dan daging ayam kaya akan vitamin, termasuk C dan A. Selain itu, daging ayam juga mengandung vitamin B12 atau cobalamin, yang penting untuk perkembangan otak pada bayi.
Untuk memastikan mendapatkan daging ayam terbaik untuk Si Kecil, pilihlah ayam segar karena daging apa pun termasuk ayam, rentan terhadap kontaminasi bakteri. Oleh sebab itu, jangan pernah membeli ayam beku untuk makanan bayi. Jangan pernah pula membekukan sisa ayam atau makanan bayi yang terbuat dari ayam, karena bakteri bisa dengan mudah berkembang biak di dalamnya. Bila ingin mengolahnya sebagai MPASI bayi, Anda bisa memasaknya dengan cara direbus atau dipanggang. Namun yang lebih direkomendasikan adalah memanggangnya, karena sebagian besar nutrisinya akan lebih bertahan lama.(Sumber: hellosehat).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....