Apakah Berbahaya Terlalu Sering Makan Ikan Asin?
- 07 Des 2023 12:37 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Makan ikan asin bersama dengan nasi panas dan sambal pedas memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia. Meski tampak sederhana, ikan asin menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan. Namun, makan ikan asin secara berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan ginjal.
Berikut akibat makan ikan asin terlalu banyak yang perlu Anda waspadai.
1. Memberatkan kerja ginjal dan jantung
Ikan asin mengandung sodium (garam) yang cukup tinggi, sedangkan asupan garam yang berlebihan tidak baik bagi tubuh. Kelebihan natrium dalam darah akan memberikan beban kerja yang lebih berat pada ginjal.
Peningkatan volume darah akibat bertambahnya cairan memberikan jantung pekerjaan ekstra dalam memompa dan mengalirkan darah.
2. Risiko kanker
Selain menambah beban kerja jantung dan ginjal, makan terlalu banyak ikan asin bisa meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.
Pada dasarnya, ikan asin mengandung nitrosamin, yaitu zat karsinogen yang dihasilkan pada proses pembuatannya. Seperti yang diketahui, proses pembuatan ikan asin memanfaatkan garam lalu dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Sayangnya, proses pengasinan dan penjemuran di bawah sinar matahari menimbulkan reaksi pada zat nitrit yang dihasilkan daging ikan. Hal ini membentuk senyawa nitrosamin yang bisa memicu risiko kanker.
Maka dari itu, keseringan makan ikan asin dalam waktu lama bisa memicu kanker tenggorokan. Hal ini lebih berisiko dialami orang dengan kekebalan tubuh yang lemah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....