Dinkes Ungkap Penyebab Kasus Diabetes Tertinggi Terjadi di Kecamatan Nunukan
- 29 Jun 2026 09:08 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Dinkes Nunukan menilai rendahnya kasus diabetes di wilayah terpencil dipengaruhi jumlah penduduk yang sedikit dan keterbatasan pendataan.
- Kecamatan perkotaan mencatat kasus lebih tinggi seiring pertumbuhan penduduk dan pola hidup yang kurang sehat.
- Konsumsi makanan tidak sehat serta kebiasaan tertentu di kawasan perkotaan dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kasus diabetes.
RRI.CO.ID, Nunukan - Dinas Kesehatan Nunukan mengungkap penyebab tingginya kasus diabetes di Kecamatan Nunukan. Penjelasan disampaikan menyusul perbedaan mencolok jumlah penderita dengan wilayah terpencil.
Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan mencatat di Kecamatan Nunukan terdapat 1.039 kasus diabetes, sedangkan Sembakung Atulai hanya 19 kasus. Dinkes menilai perbedaan tersebut dipengaruhi kondisi penduduk dan proses pendataan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Miskia, kepada RRI Nunukan.
| Baca juga: Mencegah Gangguan Mata Katarak |
"Dan memang pada saat kita turun, mendata, itu memang tidak didapat semuanya, tidak semua, hampir keseluruhan masyarakat didapat karena rata-rata mereka tidak di tempat. Dan memang jumlah penduduknya juga sedikit. Jadi kalau kita pun ada dapat kasus, ya mungkin kasusnya tidak banyak," katanya.
Wilayah perkotaan memiliki jumlah penduduk yang terus bertambah setiap tahun. Kondisi tersebut membuat jumlah kasus yang ditemukan cenderung lebih tinggi.
| Baca juga: Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan |
Selain jumlah penduduk, pola hidup masyarakat turut menjadi perhatian Dinkes Nunukan. Kebiasaan mengkonsumsi makanan kurang sehat dinilai berpengaruh terhadap peningkatan kasus diabetes.
"Nah kalau di daerah perkotaan, memang pendudukan terutama itu pendudukan setiap tahun bertambah, semakin banyak," ujarnya.
Dinkes Nunukan juga menyoroti pentingnya perubahan pola hidup masyarakat. Upaya pencegahan terus didorong melalui edukasi mengenai pola makan sehat.
"Terus pola hidup juga, bagaimana yang banyak mengkonsumsi makanan tidak sehat yang memang mengandung, apalagi minuman-minuman yang bermacam di tempat yang disiapkan di kota seperti kafe-kafe atau apa, itu dari pola hidup masyarakat yang bisa meningkatkan kasus seperti itu," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....