Pola Asuh yang Tepat Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Optimal Bayi dan Balita

  • 18 Jun 2026 14:47 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Masa bayi dan balita merupakan periode penting dalam kehidupan anak yang sering disebut sebagai masa emas pertumbuhan dan perkembangan. Pada rentang usia 0 hingga 59 bulan, perkembangan fisik, mental, emosional, dan sosial berlangsung sangat cepat sehingga membutuhkan perhatian khusus dari orang tua dan keluarga.

Kemenkes menegaskan bahwa kesehatan bayi dan balita tidak hanya dipengaruhi oleh asupan gizi yang cukup, tetapi juga oleh pola asuh yang tepat. Pola asuh yang baik mencakup pemberian kasih sayang, stimulasi perkembangan, pemenuhan kebutuhan kesehatan, serta lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan menjadi salah satu bentuk pola asuh yang sangat dianjurkan. Setelah itu, anak perlu mendapatkan makanan pendamping ASI yang bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otaknya. Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang tepat menjadi dasar bagi tumbuh kembang anak yang optimal.

Selain gizi, stimulasi perkembangan juga memegang peranan penting. Orang tua dianjurkan untuk aktif mengajak anak bermain, berbicara, membaca cerita, serta melakukan berbagai aktivitas yang merangsang kemampuan bahasa, motorik, sosial, dan kognitif. Kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu anak mencapai tahapan perkembangan sesuai usianya.

Pemantauan tumbuh kembang secara berkala juga perlu dilakukan. Orang tua dapat memanfaatkan layanan posyandu maupun puskesmas untuk memeriksa berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta perkembangan kemampuan anak. Deteksi dini sangat penting agar setiap gangguan pertumbuhan atau keterlambatan perkembangan dapat segera ditangani.

Kemenkes juga mengingatkan bahwa pola asuh yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting. Karena itu, keluarga perlu memperhatikan praktik pemberian makan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan anak memperoleh imunisasi dan layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Melalui penerapan pola asuh yang sehat dan penuh perhatian, diharapkan bayi dan balita dapat tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan mandiri. Dukungan keluarga, tenaga kesehatan, serta lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas di masa depan. (Sumber.Kemenkes)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....