Olahraga Rutin Bantu Menjaga Kelenturan Otak Lansia

  • 02 Jun 2026 09:34 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Kementerian Kesehatan RI menyebut aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan dan kelenturan otak pada usia lanjut. Bahkan, pada sebagian lansia yang aktif bergerak, kualitas materi putih otak dilaporkan dapat mendekati profil orang dewasa muda. Materi putih merupakan serabut “kabel” otak yang dilapisi mielin untuk mempercepat penghantaran sinyal antarsel saraf.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa otak tetap memiliki kemampuan beradaptasi atau neuroplastisitas meskipun usia terus bertambah. Dengan aktivitas fisik yang tepat dan dilakukan secara konsisten, jaringan otak dapat terus dirangsang sehingga fungsi komunikasi antarneuron tetap berjalan optimal.

Kemenkes RI menjelaskan olahraga aerobik ringan hingga sedang seperti jalan cepat, bersepeda, dan berenang mampu meningkatkan aliran darah ke otak. Aktivitas tersebut juga membantu pelepasan neurotrofin atau “pupuk” saraf yang penting dalam menjaga pertumbuhan dan perbaikan jaringan saraf.

Selain olahraga, latihan mental dan aktivitas sosial juga berperan penting menjaga kesehatan otak lansia. Kegiatan seperti membaca, belajar hal baru, bermain musik, serta aktif berinteraksi sosial dapat membantu mempertahankan jalur komunikasi antarsel saraf agar tetap aktif dan efisien.

Melalui pola hidup sehat dan aktif, masyarakat diharapkan mampu menjaga kualitas fungsi otak hingga usia lanjut. Kemenkes RI menegaskan bahwa bertambahnya usia bukan berarti otak berhenti berkembang, karena kelenturan otak masih dapat dipertahankan dengan kebiasaan baik yang dilakukan secara berkelanjutan. ( Sumber : Kemkes Ri )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....