Orang Tua Perlu Pahami Efek Samping Terapi Kanker
- 02 Jun 2026 09:48 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Menghadapi pengobatan kanker pada anak menjadi tantangan besar bagi setiap orang tua. Dikutip dari Kementerian Kesehatan RI, pemahaman mengenai efek samping terapi sangat penting agar keluarga dapat memberikan pendampingan yang tepat selama proses pengobatan dan pemulihan anak berlangsung.
Setiap anak memiliki respons berbeda terhadap terapi kanker. Efek samping yang muncul dipengaruhi oleh jenis pengobatan, dosis obat, serta kondisi tubuh anak. Efek tersebut merupakan bagian dari proses penghancuran sel kanker dan bukan tanda bahwa pengobatan mengalami kegagalan. Tim medis akan terus memantau kondisi pasien untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan yang terjadi.
Pada terapi kemoterapi, efek samping yang umum dialami antara lain mual, muntah, rambut rontok, kelelahan, hingga penurunan nafsu makan. Anak juga dapat mengalami anemia, sariawan, gangguan pencernaan, perubahan kulit dan kuku, serta lebih rentan terkena infeksi akibat daya tahan tubuh menurun selama pengobatan berlangsung.
Sementara itu, terapi radiasi dapat menimbulkan iritasi kulit di area penyinaran, kelelahan, mual, hingga gangguan pertumbuhan jaringan tertentu. Pada kasus radiasi di area kepala, anak berisiko mengalami gangguan belajar. Sedangkan tindakan operasi biasanya menimbulkan nyeri, bengkak, memar, hingga risiko infeksi pada luka operasi.
Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa tidak semua anak akan mengalami efek samping yang sama. Ada yang hanya merasakan gejala ringan, namun ada pula yang mengalami efek lebih berat. Karena itu, orang tua diimbau tetap tenang, rutin berkonsultasi dengan dokter, serta memberikan dukungan emosional agar anak tetap semangat menjalani pengobatan. ( Sumber : Kemkes Ri )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....