Kendala Sinkronisasi Data Hambat Capaian PKG di Puskesmas Nunukan Timur
- 21 Mei 2026 19:48 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Puskesmas Nunukan Timur mengungkapkan masih ditemukan kendala sinkronisasi data Nomor Induk Kependudukan (NIK), terutama anak sekolah dalam pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tahun 2026. Kondisi tersebut menjadi salah satu hambatan dalam mengoptimalkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah Kerja Puskesmas.
Ketidaksesuaian data peserta menyebabkan proses penginputan ke sistem mengalami kendala. Akibatnya, hasil pemeriksaan masyarakat belum seluruhnya tercatat sebagai capaian layanan.
Kepala Puskesmas Nunukan Timur, Eka Aprina Lestari, menjelaskan bahwa data yang tidak sinkron membuat proses pendataan peserta ke dalam sistem belum berjalan maksimal. Hal ini terjadi karena sistem otomatis akan menolak data peserta yang tidak sesuai.
"NIK yang tidak valid menjadi kendala kami saat menginput data peserta karena jika datanya tidak sesuai, data tersebut tidak bisa diinput ke dalam sistem,” ujar dr. Eka Aprina Lestari, Kamis (21/5/2026).
Selain anak sekolah, kendala serupa juga ditemukan pada sejumlah warga pendatang yang berada di Kelurahan Nunukan Timur. Bahkan, sebagian data peserta tidak ditemukan saat dilakukan proses pendataan dalam sistem.
"Beberapa warga pendatang juga terkadang NIK nya tidak ditemukan sehingga menjadi kendala saat menginput data ke dalam sistem,” ucapnya.
Meski demikian, Puskesmas Nunukan Timur terus berupaya memaksimalkan capaian target sasaran program. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengintensifkan layanan jemput bola guna memperluas cakupan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....