Karantina Nunukan Pastikan Pasokan Sapi Kurban di Zona Aman

  • 20 Mei 2026 01:28 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID. Nunukan: Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara Satuan Pelayanan Nunukan secara intensif memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk kedatangan logistik menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Mitigasi ini sebagai komitmen dalam menjaga stabilitas pasokan pangan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat Nunukan.

Dokter Hewan Karantina BKHIT Kaltara Satuan Pelayanan Nunukan, Ahmad Yuzril Ihza Mahendra, menegaskan fungsi pengawasan lalu lintas kini mencakup perlindungan yang lebih holistik. Mengingat posisi geografis Kabupaten Nunukan yang sangat strategis, pengawasan penuh didelegasikan pada pelabuhan laut seperti Pelabuhan Tunon Taka guna mengontrol ketat kedatangan kapal pengangkut maupun kapal swasta dari daerah sentral ternak.

Berdasarkan sistem pelaporan dan inventarisasi data berkala dari otoritas karantina lokal, arus masuk hewan ternak jenis sapi potong ke Nunukan didominasi dari wilayah Parepare, Sulawesi Selatan. Tingginya pasokan dari Sulawesi Selatan ini solusi, memenuhi tren lonjakan permintaan daging segar, serta menyokong pemenuhan kebutuhan hewan kurban bagi panitia ibadah di berbagai kecamatan.

Secara rinci, manifes data gelombang pertama mencatat kedatangan perdana pada tanggal 27 April 2026 dengan mengangkut total sebanyak 46 ekor sapi. Petugas fungsional karantina yang bersiaga di dermaga melaporkan bahwa komposisi muatan tersebut terbagi atas 44 ekor jenis sapi Bali yang dikenal adaptif dengan iklim tropis lokal serta 2 ekor jenis sapi Limousin berbobot besar yang ditujukan untuk target pasar khusus.

Gelombang kedua kembali bersandar dan sukses melewati proses bongkar muat di Pelabuhan Nunukan pada tanggal 11 Mei 2026. Pada manifestasi angkutan kali ini, kapal swasta asal Parepare tersebut membongkar muatan sebanyak 59 ekor sapi yang keseluruhannya merupakan ras sapi Bali murni.

Ahmad Yuzril menyimpulkan bahwa dengan masuknya total 105 ekor sapi dari dua gelombang tersebut, grafik ketersediaan hewan kurban untuk wilayah Kabupaten Nunukan kini berada pada zona aman. Pihak BKHIT Satuan Pelayanan Nunukan memastikan rantai pasok ternak saat ini sudah sangat mencukupi kebutuhan tingkat kabupaten, sementara untuk komoditas lain seperti kambing atau domba terpantau belum ada pasokan yang masuk. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....