Resiko Mengonsumsi Gula Aren Berlebihan

  • 06 Mei 2026 18:17 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Minuman berbahan gula aren kini semakin populer di kalangan masyarakat karena rasanya yang khas dan dianggap lebih alami. Banyak orang menilai gula aren lebih sehat dibandingkan gula putih, sehingga sering dijadikan pilihan dalam berbagai minuman kekinian.

Namun, anggapan tersebut perlu disikapi secara bijak. Berdasarkan informasi dari laman resmi Kementerian Kesehatan, gula aren tetap merupakan sumber gula yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan risiko kesehatan, sama seperti jenis gula lainnya.

Gula aren sendiri berasal dari nira pohon aren yang diproses hingga mengental dan mengkristal. Dalam prosesnya, gula ini memang masih mengandung sejumlah mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi, tetapi jumlahnya relatif kecil sehingga tidak memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan.

Minuman yang menggunakan gula aren umumnya tinggi kalori dan tidak memberikan rasa kenyang. Kondisi ini dapat mendorong konsumsi berlebih yang pada akhirnya meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, hingga diabetes tipe 2.

Selain itu, banyak minuman gula aren yang dijual di pasaran tidak sepenuhnya menggunakan gula aren murni. Beberapa produk justru mengandung tambahan gula lain, sirup, atau krimer yang membuat kadar gula dan kalorinya semakin tinggi.

Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya membatasi asupan gula harian. Konsumsi gula tambahan dianjurkan tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan energi harian atau sekitar 50 gram per hari, guna mencegah berbagai penyakit tidak menular.

Dengan demikian, minuman gula aren tidak sepenuhnya berbahaya jika dikonsumsi dalam batas wajar. Kunci utamanya adalah mengontrol porsi dan frekuensi konsumsi agar tetap seimbang dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan. (Sumber.Kemenkes)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....