Menjaga Kesehatan Jiwa Tetap Baik pada Masa Lansia

  • 16 Feb 2026 15:29 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Memasuki usia lanjut, menjaga kesehatan jiwa menjadi hal yang sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Masa lansia kerap diwarnai berbagai perubahan, mulai dari kondisi tubuh yang menurun hingga perubahan peran sosial. Jika tidak disikapi dengan baik, kondisi tersebut dapat memicu stres, kecemasan, bahkan depresi.

Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa kesehatan mental lansia perlu mendapat perhatian khusus seiring meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Indonesia. Lansia yang sehat secara mental cenderung lebih mandiri, aktif, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Karena itu, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sangat dibutuhkan.

Salah satu cara menjaga kesehatan jiwa pada masa lansia adalah dengan tetap aktif secara sosial. Mengikuti kegiatan komunitas, pengajian, senam bersama, atau kegiatan posyandu lansia dapat membantu menjaga rasa kebersamaan dan mencegah perasaan kesepian. Interaksi sosial yang rutin terbukti mampu meningkatkan suasana hati dan rasa percaya diri.

Selain itu, lansia juga dianjurkan untuk tetap aktif secara fisik sesuai kemampuan. Olahraga ringan seperti jalan pagi, yoga, atau senam lansia dapat membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus memperbaiki kualitas tidur. Aktivitas fisik juga berperan dalam merangsang produksi hormon endorfin yang berdampak positif pada kesehatan mental.

Pola makan seimbang dan istirahat cukup turut berkontribusi terhadap kesehatan jiwa. Asupan gizi yang baik membantu menjaga fungsi otak tetap optimal. Lansia juga disarankan menghindari kebiasaan merokok serta membatasi konsumsi gula dan garam berlebih demi menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Peran keluarga menjadi faktor kunci dalam menjaga kesehatan mental lansia. Memberikan perhatian, mendengarkan keluh kesah, serta melibatkan lansia dalam pengambilan keputusan keluarga dapat membuat mereka merasa dihargai dan tetap memiliki peran. Dukungan emosional yang konsisten mampu mencegah munculnya perasaan terisolasi.

Dengan kepedulian bersama, kesehatan jiwa lansia dapat tetap terjaga dengan baik. Lansia yang bahagia dan sehat secara mental bukan hanya meningkatkan kualitas hidup pribadi, tetapi juga menjadi sumber kebijaksanaan dan teladan bagi generasi yang lebih muda.(Sumber.Kemenkes)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....