Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Nunukan Meningkat
- 06 Jan 2026 14:02 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Kasus Penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Nunukan merupakan fenomena gunung es yang sulit terdeteksi dikarenakan pasien tidak berobat di fasilitas kesehatan di Nunukan. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Nunukan Miskia mengatakan ada beberapa penyebab terjadi peningkatan penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Nunukan, seperti pergaulan bebas, kemudian maraknya penyuka sesama jenis disebut homoseksual, hal inilah yang menyumbang meningkatnya kasus tersebut, sehingga para orangtua yang memiliki anak perlu waspada, teman anaknya bergaul dengan siapa, meski itu laki-laki, orangtua harus mengetahuinya latar belakang teman anaknya, hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ia mengungkapkan kasus penyakit HIV/AIDS tahun 2024 lalu sebanyak 36, kemudian tahun 2025 sebanyak 33, jumlah tersebut menurun dikarenakan pasien berobat ke luar Pulau Nunukan, sehingga tidak terdeteksi.
“Sebenarnya banyak yang memang tidak mau disini dan kita ajukan untuk mereka berobat, tapi mereka malah ke luar berobat, jadi kita tidak masukkan ke data karena statusnya tidak terdeteksi di Nunukan”, ucapnya, Selasa. (6/1/2026).
| Baca juga: Mengenal Kanker Darah: Gejala dan Penyebab |
Miskia menekankan baik penyakit tidak menular maupun penyakit menular, tetap menjaga kesehatan, seperti yang digalakkan oleh petugas kesehatan yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), rajin olahraga, bukan hanya untuk diri sendiri, namun lingkungan tempat tinggal juga harus dijaga kebersihannya.
“Hidup Germas lah seperti biasa, terus dari pola makan, kalau penyakit menular itu juga selain hidup Germas, dia juga harus menjaga kesehatannya sendiri, terutama dari pergaulan. Kalau pun umpama ditahu disana banyak penyakit ini, jangan dulu kesana, jangan dulu ikut, kalau seperti HIV ini, jelas kita harus menjaga”, ujarnya.
| Baca juga: Kasus TBC pada Bayi di Nunukan Meningkat |
Ia juga menambahkan harus meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian dalam pergaulan harus mengetahui etika pertemanan, jangan sampai bergaul dengan teman yang membawa ke jalan yang salah, hanya karena ingin mendapatkan sesuatu sehingga terjerumus. (DR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....