Fraktur: Cedera Tulang yang Kerap Dianggap Remeh

  • 02 Nov 2025 04:15 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Kasus fraktur atau patah tulang masih menjadi salah satu cedera yang sering dialami masyarakat, terutama akibat kecelakaan lalu lintas dan jatuh dari ketinggian. Namun, banyak orang yang belum memahami pentingnya penanganan medis yang tepat terhadap kondisi ini.

Menurut Dr. Fadzly Ramidi, Pakar Tulang KMI Tawau Medical Centre, fraktur tidak boleh dianggap sepele karena dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak dirawat dengan benar.

“Ramai pesakit datang selepas beberapa hari mengalami kecederaan, kerana mereka fikir tulang itu hanya terseliuh atau lebam biasa. Apabila pemeriksaan sinar-X dilakukan, barulah nampak ada retakan atau patah yang memerlukan rawatan lanjut,” ujar Dr. Fadzly saat menjadi narasumber acara Dialog Interaktir di RRI Nunukan, Sabtu (1/11/2025).

Jenis Fraktur

Fraktur sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, seperti fraktur tertutup (di mana tulang patah tetapi kulit tidak robek) dan fraktur terbuka (di mana tulang menembus kulit). Dalam beberapa kasus, pasien membutuhkan tindakan pembedahan untuk memperbaiki posisi tulang agar dapat sembuh dengan baik.

“Kalau tulang sudah bergeser atau serpihannya banyak, kita perlu lakukan pembedahan untuk pasang plat atau gips. Yang penting, jangan urut atau cuba betulkan sendiri di rumah, kerana itu boleh menyebabkan kecederaan lebih teruk,” ucapnya.

Baca Juga: Kebiasaan yang Harus Dihilangkan untuk Mencegah Postur Bungkuk

Dr. Fadzly juga menekankan pentingnya rehabilitasi setelah tulang sembuh. Latihan fisioterapi membantu mengembalikan kekuatan otot dan pergerakan sendi secara optimal.

“Selepas tulang sembuh, rawatan tidak berhenti di situ. Fisioterapi amat penting supaya pesakit boleh guna anggota badan seperti biasa,” ujarnya.

Beliau turut mengingatkan masyarakat agar segera mendapatkan pemeriksaan medis setiap kali mengalami cedera yang menimbulkan nyeri, bengkak, atau perubahan bentuk pada anggota tubuh.

“Lebih cepat kita rawat, lebih baik hasilnya,” tutup Dr. Fadzly.

Penanganan yang cepat dan tepat, membuat risiko cacat permanen akibat fraktur dapat diminimalkan, serta kualitas hidup pasien dapat dipulihkan sepenuhnya. Jangan lupa tetap berhati-hati dalam beraktivitas dan selalu konsultasikan ke dokter jika mengalami cedera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....