Begini Cara Tingkatkan Pace Running Bagi Pemula
- 14 Sep 2025 21:14 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Tren pace running atau menjaga kecepatan lari per kilometer kini makin digemari masyarakat. Namun bagi pemula, mengejar pace terlalu cepat justru berisiko menimbulkan cedera. Karena itu, peningkatan kecepatan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan aman.
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menekankan, aktivitas fisik termasuk lari sebaiknya dilakukan sesuai kemampuan tubuh. Bagi yang baru mulai, fokus utama adalah membangun kebiasaan rutin berlari minimal 30 menit per hari atau 150 menit per minggu. Konsistensi ini lebih penting sebelum mengejar kecepatan.
Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan pemula untuk meningkatkan pace running:
1. Mulai dengan dasar
Awali lari dengan tempo ringan. Biasakan tubuh bergerak, lalu perlahan tingkatkan jarak dan durasi. Setelah stamina terbentuk, barulah fokus ke kecepatan.
2. Gunakan metode interval
Latihan interval dapat membantu tubuh beradaptasi dengan kecepatan lebih tinggi. Misalnya lari cepat selama 1 menit, lalu berjalan atau jogging ringan 2 menit, diulang beberapa kali.
3. Perkuat otot tubuh
Latihan kekuatan seperti squat, lunges, dan plank penting untuk menopang performa lari. Otot yang kuat membantu pelari menjaga pace lebih stabil.
4. Jaga teknik lari
Postur tubuh tegak, ayunan tangan seimbang, serta pijakan kaki yang ringan akan membuat lari lebih efisien. Teknik yang benar mengurangi risiko cedera saat meningkatkan kecepatan.
5. Atur pola hidup sehat
Tidur cukup, hidrasi yang baik, serta konsumsi makanan bergizi mendukung peningkatan stamina. Tanpa pola hidup sehat, upaya meningkatkan pace akan lebih sulit.
6. Naikkan target secara bertahap
Tingkatkan kecepatan sedikit demi sedikit, misalnya 5–10 detik per kilometer dalam beberapa minggu. Jangan memaksa diri untuk langsung mengejar target tinggi.
Dengan strategi ini, pemula dapat merasakan progres dalam lari tanpa terburu-buru. Kemenkes RI menegaskan, tujuan utama olahraga adalah menjaga kesehatan, sehingga peningkatan pace harus tetap mengutamakan keamanan dan konsistensi. (Sumber: Kementerian Kesehatan RI).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....