Manfaat Berjalan Kaki Untuk Kesehatan Jantung

  • 24 Apr 2025 23:22 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Jalan kaki menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik yang sederhana namun memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Aktivitas ini sangat cocok bagi masyarakat yang memiliki jadwal padat dan kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga secara intensif.

Meski tergolong olahraga ringan, jalan kaki secara rutin terbukti mampu meningkatkan metabolisme dan membakar kalori, sehingga efektif dalam menurunkan kadar lemak tubuh serta membantu mengontrol berat badan. Aktivitas ini bisa dilakukan kapan saja, baik di pagi maupun sore hari, sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Manfaat jalan kaki kerap kali belum sepenuhnya disadari oleh masyarakat, meskipun aktivitas ini sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Jika dilakukan secara konsisten, jalan kaki tidak hanya mampu membantu menurunkan berat badan, tetapi juga mencegah risiko penyakit serius, seperti serangan jantung.

Selain meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru, berjalan kaki juga dapat memperkuat otot, memperlancar sirkulasi darah, dan melatih ketahanan fisik. Berbeda dengan olahraga yang dominan menggunakan otot tangan dan berisiko memacu kerja jantung secara cepat, jalan kaki dinilai lebih aman serta efisien dalam penggunaan energi tubuh.

Aktivitas ini juga memberikan efek positif pada peningkatan kapasitas aerobik. Latihan berjalan kaki secara bertahap, baik dari segi jarak maupun kecepatan, dapat membantu meningkatkan kemampuan jantung dalam memompa darah (ejection fraction). Sebuah studi menunjukkan bahwa latihan berjalan selama enam menit, dua kali seminggu selama delapan minggu, mampu meningkatkan ejection fraction secara signifikan pada pasien dengan gagal jantung kronis.

Lebih lanjut, berjalan kaki secara rutin diketahui mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), menjaga tekanan darah tetap stabil, serta memperkuat fungsi jantung secara keseluruhan. Aktivitas ini juga membantu meningkatkan denyut jantung dan memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh.

Untuk memperoleh manfaat optimal, masyarakat disarankan melakukan jalan kaki minimal 30 menit setiap hari. Jika tidak memungkinkan dalam satu waktu, durasi tersebut dapat dibagi menjadi tiga sesi, seperti 10 menit di pagi hari, 10 menit di siang hari, dan 10 menit di sore hari. Berjalan kaki setelah makan juga dianjurkan untuk membantu proses pembakaran kalori.

Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat agar tidak malas berjalan kaki guna menjaga kebugaran tubuh. Namun demikian, jalan kaki perlu dibarengi dengan pola makan bergizi seimbang, konsumsi air yang cukup, tidur teratur, serta pengelolaan stres yang baik. Bagi individu dengan riwayat penyakit jantung, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna menentukan durasi jalan kaki yang aman sesuai kondisi kesehatan masing-masing. (Sumber: Kemenkes RI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....