Mengapa Bentuk Jendela Pesawat Oval?
- 17 Jul 2026 06:08 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Jika Anda perhatikan, semua pesawat komersial saat ini menggunakan jendela berbentuk oval atau membulat pada sudut-sudutnya. Berdasarkan ulasan dari Reader's Digest, desain ini sebenarnya lahir dari sejarah kelam dunia penerbangan pada era 1950-an.
Pada masa awal penerbangan komersial, badan pesawat dipasangi jendela berbentuk persegi murni demi kemudahan proses manufaktur dan pemasangan. Sayangnya, industri penerbangan saat itu belum menyadari bahaya fatal yang mengintai di balik sudut-sudut tajam tersebut.
Bencana mulai terjadi ketika tiga pesawat jet komersial De Havilland Comet milik maskapai British Overseas Airways Corporation jatuh berturut-turut dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, yaitu pada Mei 1953, Januari 1954, dan April 1954.
Wayne Maltry, seorang insinyur konsultan dari Engineering Design & Testing Corp., menjelaskan bahwa investigasi kecelakaan mengungkap fakta mengejutkan: badan pesawat pecah akibat tekanan kabin yang berpusat pada retakan-retakan kecil. Retakan tersebut ternyata menjalar dari sudut tajam jendela persegi pesawat.
Secara hukum fisika, sudut tajam pada jendela persegi mengalami konsentrasi tekanan material yang jauh lebih tinggi dibandingkan area lainnya ketika struktur tersebut menerima gaya dari luar, seperti tekanan udara kabin. Sebaliknya, bentuk jendela yang melingkar atau oval berfungsi meratakan tekanan tersebut secara merata ke seluruh permukaan dinding pesawat.
Itulah mengapa jendela melingkar tidak hanya diaplikasikan pada pesawat terbang, melainkan juga pada kapal selam dan pesawat luar angkasa.
(Sumber: Nationalgeographic)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....