Pastikan Kemampuan Akademik Masuk di SMP 1 Nunukan

  • 08 Jul 2026 05:35 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID. Nunukan: Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Nunukan. Mengacu pada petunjuk teknis Permendikdasmen Tahun 2025 dan Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen, skema seleksi untuk beberapa jalur masuk kini mengalami penyesuaian regulasi.

Kepala Sekolah SMPN 1 Nunukan, Rustiningsih menjelaskan bahwa perubahan paling signifikan terlihat pada jalur prestasi. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya mengandalkan piagam sertifikat atau prestasi akademik, tahun ini indikator penilaiannya jauh lebih kompleks.

"Tahun ini jalur prestasi berbeda. Selain prestasi akademik dan non-akademik, penilaian juga menggunakan nilai rapor 4 semester terakhir ditambah dengan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Tes TKA ini baru diterapkan tahun ini untuk jalur prestasi," papar Rustiningsih, Senin (6/7/2026).

Berdasarkan hasil akumulasi skor rapor, sertifikat dan TKA tersebut, poin tertinggi siswa yang lolos di jalur prestasi SMPN 1 Nunukan menyentuh angka 270, sedangkan poin terendahnya berada di angka 205,10. Jalur prestasi ini sendiri menjaring 87 murid (30% dari total kuota).

Sementara untuk jalur afirmasi yang kebagian kuota 25% (72 murid), sekolah memperketat seleksi dengan memprioritaskan siswa yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 4 berdasarkan basis data terpadu dari Dinas Sosial, yang kemudian disaring kembali melalui jarak tempuh rumah.

Selain perubahan indikator seleksi, regulasi tahun ini juga mengatur secara tegas mengenai penyerapan kuota yang kosong. Rustiningsih menyebutkan untuk jalur mutasi orang tua disediakan kuota sebesar 5% atau setara 14 kursi. Namun, hingga penutupan hanya ada 10 pendaftar yang masuk.

"Sesuai petunjuk teknis Permendikdasmen 2025 dan Keputusan Bupati No 223 Tahun 2026 tentang SPMB, jika ada sisa kuota pada jalur mutasi, maka harus dipindahkan ke jalur domisili. Akhirnya kuota jalur domisili yang tadinya 115 kursi, bertambah menjadi 119 kursi," tuturnya.

Saat ini, seluruh jalur kelulusan telah diumumkan dan diurutkan dari nomor 1 sampai 288 untuk mengisi 9 rombongan belajar (rombel). Pihak sekolah kini tengah sibuk melayani proses daftar ulang yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Juli 2026. Untuk mencegah antrean panjang, pelayanan dibagi ke dalam beberapa loket, di mana setiap loket diatur ketat hanya melayani 48 pendaftar ulang. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....