Unik, 'Marsupilami' Ini ternyata Satwa Endemik Papua
- 30 Jun 2026 22:58 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Bagi generasi 90-an, karakter Marsupilami tentu sudah tidak asing lagi. Hewan fiksi berekor panjang dengan bulu kuning berbintik hitam ini sangat ikonik. Namun, tahukah snda bahwa ada sosok 'Marsupilami' di dunia nyata,dan hidup di Indonesia?
Satwa unik tersebut adalah Kuskus Waigeo, yang sering dijuluki sebagai 'Marsupilami dari Raja Ampat'. Memiliki nama ilmiah Spilocuscus papuensis, mamalia berkantung (marsupial) dari famili Phalangeridae ini merupakan satwa endemik dari Pulau Waigeo, Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Secara fisik, Kuskus Waigeo memiliki bulu putih dengan totol-totol hitam yang khas, mata bulat besar, serta ekor panjang yang kuat untuk mencengkeram dahan pohon. Mereka menghuni area pepohonan, mulai dari hutan dataran rendah, hutan pantai, mangrove, hingga kawasan pegunungan.
Sebagai hewan nokturnal, kuskus ini lebih aktif di malam hari. Sementara pada siang hari, mereka memilih bersembunyi di rongga pohon atau celah batu. Karakteristiknya cenderung pemalu dan hidup menyendiri, bahkan suara yang dikeluarkannya pun nyaris terdengar seperti bisikan.
Dalam hal reproduksi, masa perkawinan kuskus dapat terjadi sepanjang tahun dengan masa kehamilan yang tergolong singkat, yaitu sekitar 13 hari. Setelah lahir, anak kuskus akan menghabiskan waktu selama 6 hingga 7 bulan di dalam kantung induknya.
Dalam sekali melahirkan, induk kuskus dapat membawa hingga tiga ekor anak. Meski keberadaannya masih dapat dijumpai, populasi Kuskus Waigeo kini menghadapi ancaman serius.
Berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN), status satwa ini berada dalam kategori Rentan (Vulnerable). Praktik perburuan liar serta hilangnya habitat asli akibat deforestasi menjadi ancaman nyata yang harus segera diatasi demi kelestarian sang 'Marsupilami' Indonesia.
Sumber: spmb.teknokrat.ac.id, greeners.co dan fwi.or.id
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....