Tips Cegah Kebakaran karena Peralatan Elektronik Tua

  • 04 Feb 2026 12:03 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Peralatan elektronik telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak masyarakat yang masih menggunakan perangkat elektronik tua tanpa menyadari potensi bahayanya. Salah satu risiko terbesar dari peralatan elektronik yang sudah berusia lama adalah kebakaran akibat korsleting listrik.

Seiring bertambahnya usia, komponen elektronik dapat mengalami penurunan kualitas. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan. Berikut beberapa tips untuk mencegah kebakaran yang berasal dari peralatan elektronik tua.

1. Periksa Kondisi Kabel Secara Berkala

Kabel yang sudah lama digunakan biasanya mengalami getas, terkelupas, atau longgar. Kondisi ini sangat berpotensi menimbulkan percikan api. Jika ditemukan kerusakan, segera ganti kabel dengan yang baru dan berstandar SNI.

2. Hindari Penggunaan Stop Kontak Bertumpuk

Menghubungkan banyak perangkat elektronik pada satu stop kontak dapat menyebabkan beban listrik berlebih. Peralatan elektronik tua umumnya membutuhkan arus yang tidak stabil, sehingga meningkatkan risiko korsleting.

3. Matikan dan Cabut Peralatan Saat Tidak Digunakan

Biasakan mematikan dan mencabut peralatan elektronik ketika tidak digunakan, terutama saat meninggalkan rumah atau saat tidur. Langkah sederhana ini sangat efektif mencegah panas berlebih dan korsleting.

4. Jangan Mengoperasikan Peralatan yang Terlalu Panas

Jika peralatan elektronik terasa panas berlebihan, segera matikan dan biarkan dingin. Panas yang tidak normal menandakan adanya kerusakan pada komponen internal.

5. Ganti Peralatan Elektronik yang Sudah Tidak Layak

Peralatan elektronik yang sudah berusia sangat lama dan sering bermasalah sebaiknya segera diganti. Meski masih bisa menyala, kondisi dalamnya belum tentu aman untuk digunakan.

6. Jauhkan dari Bahan Mudah Terbakar

Pastikan peralatan elektronik tidak diletakkan dekat dengan bahan mudah terbakar seperti tirai, kertas, atau kain. Sirkulasi udara yang baik juga membantu mencegah penumpukan panas.

7. Gunakan Teknisi Resmi untuk Perbaikan

Jika terjadi kerusakan, hindari memperbaiki sendiri tanpa keahlian. Gunakan jasa teknisi yang kompeten agar perbaikan sesuai standar keamanan.

Kebakaran akibat peralatan elektronik tua dapat dicegah dengan kewaspadaan dan perawatan yang tepat. Keselamatan dimulai dari rumah, dan perhatian terhadap peralatan elektronik adalah langkah awal yang sangat penting. (Sumber: espos.id).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....