Makna Penting Data Privacy Day Bagi Kita Semua
- 27 Jan 2026 22:07 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Di era digital, data disebut sebagai "minyak baru". Privasi bukan lagi sekadar pilihan melainkan kebutuhan mendesak.
Setiap tanggal 28 Januari diperingati sebagai Data Privacy Day atau di Eropa dikenal sebagai Data Protection Day. Peringatan ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran tentang pentingnya melindungi informasi pribadi di ruang siber yang kian kompleks.
| Baca juga: Memaknai Cinta dalam "Yang Mendekap Kasih" |
Sejarah singkat Peringatan Data Privacy Day
Tanggal ini dipilih untuk memperingati penandatanganan Konvensi 108 pada 28 Januari 1981 di Eropa, yang merupakan perjanjian internasional pertama yang mengikat secara hukum mengenai perlindungan data pribadi. Kini, semangat tersebut telah mendunia seiring dengan ketergantungan kita pada internet.
Ancaman di Balik Kemudahan Digital
Kita sering kali tanpa sadar "membayar" layanan gratis dengan data pribadi kita. Tanpa perlindungan yang ketat, data kita rentan terhadap:
- Pencurian Identitas: Digunakan untuk penipuan finansial atau pinjaman online ilegal.
- Profil Psikologis: Data perilaku yang dijual ke pihak ketiga untuk iklan yang manipulatif.
- Pelanggaran Privasi: Kebocoran data (data breach) yang mengekspos alamat, nomor telepon, hingga rekam medis.
Cara Memperingati Data Privacy Day
Jadikan momen 28 Januari ini sebagai waktu untuk melakukan "bersih-bersih" digital. Berikut langkah praktisnya:
- Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Jangan hanya mengandalkan kata sandi. Tambahkan lapisan keamanan ekstra di akun email dan media sosial Anda.
- Periksa Izin Aplikasi: Buka pengaturan ponsel Anda. Apakah aplikasi senter benar-benar butuh akses ke lokasi dan kontak Anda? Jika tidak, segera cabut izinnya.
- Hapus Akun Tak Terpakai: Akun lama yang terbengkalai adalah celah keamanan. Jika tidak lagi digunakan, hapus secara permanen.
- Waspada Oversharing: Hindari membagikan foto tiket pesawat, KTP, atau lokasi rumah secara publik di media sosial.
Data Privacy Day mengingatkan kita bahwa kita adalah pemilik sah atas data kita sendiri. Perusahaan teknologi memiliki kewajiban untuk melindungi data pelanggan, namun langkah perlindungan pertama selalu dimulai dari kesadaran individu.
Privasi bukan berarti menyembunyikan sesuatu, tetapi kemampuan untuk mengontrol apa yang ingin kita bagikan kepada dunia. (Sumber: staysafeonline-org)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....