Misteri Batu Uluru di Australia

  • 19 Sep 2025 10:24 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Batu Uluru adalah formasi batu pasir raksasa yang ikonik di Australia, terletak di Taman Nasional Uluru-Kata Tjuta, Teritori Utara. Batu ini memiliki tinggi 348 meter dan keliling 9,5 kilometer, dan merupakan tempat suci bagi suku Aborigin Anangu setempat. Uluru terkenal dengan perubahan warnanya yang menakjubkan saat matahari terbit dan terbenam, karena kandungan oksida besi pada batu pasirnya yang menyebabkannya memantulkan cahaya merah.

Uluru terletak di bagian barat daya Teritori Utara Australia, 335 km barat daya dari Alice Springs. Terbuat dari batu pasir kasar kaya feldspar, yang mengandung oksida besi penyebab warna kemerahannya.

Misteri batu Uluru di Australia

Batu ini terbentuk dari dasar laut jutaan tahun lalu, dan bagian yang terlihat saat ini hanyalah puncak dari formasi batu yang jauh lebih besar di bawah tanah. Uluru sangat penting secara spiritual bagi suku Anangu, penduduk asli wilayah tersebut.

Batu ini merupakan bagian dari kisah-kisah Dreamtime (Masa Penciptaan) orang Aborigin, dan gua-guanya menyimpan lukisan dan ukiran purba. Pengunjung dapat menyaksikan Uluru berubah warna dari cokelat muda menjadi merah menyala saat matahari terbit dan terbenam.

Baca Juga: Abad Kekosongan

Baca Juga: Sacsayhuaman, Situs Arsitektur Paling Membingungkan

Uluru adalah bagian dari taman nasional ini bersama dengan formasi batuan Kata Tjuta yang berjarak sekitar 25 kilometer di sebelah barat. Sementara itu, disekitarnya terdapat medan magnetic aneh yang belum bisa dijelaskan. Kompas tidak akan berfungsi jika berada di dekatnya. Arkeologi menemukan bahwa batu ini jauh lebih tua dari daratan sekitarnya.

Anehnya, hujan di area sekitar Uluru kadang membentuk pola simetris, seolah ada sesuatu di bawah tanah yang mengatur cuaca, bahkan beberapa teori menyebut Uluru adalah “Penanda Kuno” dari peradaban Non-Manusia. (Sumber: Australia.com)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....