Penyu Lekang, Sang Penjelajah Lautan yang Terancam
- 23 Mei 2025 06:11 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Penyu lekang atau Lepidochelys olivacea adalah salah satu spesies penyu laut yang paling kecil namun luar biasa. Namanya diambil dari warna cangkangnya yang khas, yaitu kehijauan atau zaitun (olive).
Penyu ini dikenal dengan perilaku uniknya yang disebut arribada, yaitu ketika ribuan betina datang secara bersamaan ke pantai untuk bertelur, menciptakan pemandangan alam yang menakjubkan. Penyu Lekang merupakan spesies penyu yang hidup di perairan tropis dan sub tropis yang berperairan dangkal.
Meskipun termasuk penyu yang paling banyak jumlahnya dibanding spesies penyu lainnya, penyu lekang tetap berada dalam ancaman serius. Mereka sering tertangkap secara tidak sengaja oleh alat tangkap nelayan, menjadi korban polusi laut, atau kehilangan tempat bertelur karena pembangunan di pesisir. Selain itu, ancaman utama yang dihadapi oleh penyu lekang mencakup perburuan dan perdagangan telur serta bagian-bagian tubuhnya.
Laman menlhk.go.id menyebut, IUCN (International Union for Conservation of Nature) memasukkan penyu lekang bersama ke dalam status rentan punah (vulnerable). Oleh sebab itu, upaya-upaya sederhana perlu dilakukan, seperti melakukan penyelamatan penyu melalui pengamanan telur-telur penyu, memindahkan telur-telur ke tempat penetasan yang lebih aman, menjamin agar telur sampai pada tahap penetasan menjadi tukik (bayi telur), dan melepaskannya kembali ke habitanya alamnya di Laut.
Perlindungan penyu lekang akan menjaga ekosistem laut secara keseluruhan. Mari kita jaga penyu lekang, sang penjelajah lautan, agar tetap berenang bebas untuk generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....