Diduga akibat Puntung Rokok Remaja, Gudang Plastik Terbakar

  • 30 Mei 2026 19:47 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Kasus kebakaran yang menghanguskan sebuah gudang penyimpanan material plastik dan kardus di kawasan Pangkalan Posal, Jalan Manunggal Bakti RT 12, Nunukan, mulai menemui titik terang terkait kronologi awal kejadian. Berdasarkan penyelidikan sementara di lapangan, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kelalaian aktivitas manusia.

Kobaran api disinyalir dipicu oleh buangan puntung rokok dari sejumlah anak remaja yang kerap nongkrong di sekitar area luar bangunan gudang tersebut. Percikan api dari sisa rokok diduga mengenai tumpukan sampah atau material kardus kering hingga memicu api yang dengan cepat membesar tanpa disadari.

Bangunan berukuran sekitar 10 x 20 meter persegi yang menjadi objek utama kebakaran tersebut diketahui merupakan milik seorang warga bernama Laode Sadli Jaya Saputra (26). Api yang merambat cepat membuat seluruh isi gudang berupa tumpukan kardus dan plastik kemasan habis tak tersisa.

Amukan si jago merah tidak hanya melumat habis bangunan gudang komoditas daur ulang tersebut, namun juga berimbas pada properti di sebelahnya. Satu unit rumah tinggal yang berada tepat di samping gudang dan dihuni oleh Wahyudin, dilaporkan ikut mengalami kerusakan ringan akibat terdampak hawa panas dan jilatan api.

Dipastikan bahwa tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah yang sempat menggegerkan warga Nunukan pada Sabtu sore ini. Kendati demikian, pemilik bangunan dipastikan mengalami kerugian materil yang cukup signifikan karena seluruh aset operasional di dalam gudang hangus.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, menyatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk melakukan pendataan menyeluruh. "Sedangkan kerugian harta benda, masih dalam proses perhitungan," ujar Wahyudi di akhir evaluasi operasi penanganan kebakaran. (DAMKAR) MM

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....