Pembangunan Perbatasan Nunukan Menyangkut Kedaulatan Negara
- 20 Mei 2026 23:34 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID. Nunukan: Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Kawasan Perbatasan Tahun 2026 yang berlangsung di Lantai V Kantor Bupati Nunukan pada Selasa (12/05). Forum strategis ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Wakil Bupati Nunukan, unsur Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, hingga tokoh masyarakat setempat.
Dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala yang ditandai dengan prosesi pemukulan gong sebagai simbol dimulainya sinergi. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan dalam rapat koordinasi ini menunjukkan besarnya komitmen bersama untuk memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan di wilayah beranda depan Indonesia.
Dalam sambutan utamanya, Wakil Gubernur Ingkong Ala menegaskan bahwa "Kabupaten Nunukan memegang posisi yang sangat strategis bagi kedaulatan Indonesia. Letak geografis Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan wilayah Sabah, Malaysia, menjadikannya sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus dijaga dan dibangun secara optimal," ujarnya
Ingkong Ala menjelaskan bahwa orientasi pembangunan di kawasan perbatasan saat ini sudah jauh berkembang. Menurutnya, agenda pembangunan di tapal batas tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur fisik semata, melainkan juga menyangkut aspek kedaulatan negara, penguatan identitas kebangsaan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan.
Lebih lanjut, Wagub Kaltara ini menggarisbawahi bahwa kesuksesan pembangunan ini memerlukan kerja sama yang solid dari seluruh lini. Pembangunan kawasan perbatasan harus dilakukan secara terpadu melalui sinergi yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dunia usaha, akademisi, media hingga partisipasi aktif masyarakat.
Sebagai penutup, ia menekankan pentingnya intervensi dari pemerintah pusat melalui kebijakan afirmatif serta penguatan investasi. Dukungan nyata berupa percepatan pembangunan infrastruktur dan masuknya investasi diharapkan mampu mendorong kawasan perbatasan Nunukan bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Kalimantan. (PROKOMPIM) MM
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....