DPRD Minta Perbaikan Ruang Kelas SMPN 2 Nusa

  • 15 Jan 2025 21:11 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: SMP Negeri 2 Nunukan Selatan mengalami kerusakan pada plafon sejumlah ruang kelas belajar (RKB), yang membutuhkan perhatian serius untuk segera diperbaiki. Terkait masalah ini, Ketua Komisi Dua DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan tinjauan langsung ke lokasi untuk mengevaluasi kondisi sekolah tersebut.

“Setelah meninjau, Kepala Sekolah mengajukan permintaan untuk penambahan ruang kelas, renovasi plafon yang rusak, serta penanganan terhadap pondasi dinding yang terancam ambruk akibat penurunan tekstur tanah,” ungkap Andi Fajrul Syam saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/1/2025).

Andi Fajrul juga menambahkan bahwa pihak DPRD Nunukan telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mencari solusi perbaikan untuk segera dilaksanakan. Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan akan menambah ruang kelas pada tahun 2025, mengingat jumlah siswa yang terus meningkat.

"Saya langsung sampaikan keluhan ini kepada Dinas Pendidikan dan BPBD agar segera ada tindak lanjut. Dinas Pendidikan memastikan penambahan ruang kelas akan dilakukan tahun ini," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana Prasarana dan Manajemen Bidang SMP Dinas Pendidikan Nunukan, Edy Rahman, memastikan bahwa pihaknya sudah menganggarkan penambahan tiga ruang kelas untuk tahun 2025. Untuk masalah struktur tanah yang mulai longsor, pihaknya akan segera mengambil langkah cepat dengan membuat siring di samping sekolah menggunakan anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun ini.

“Kami rencanakan untuk membuat siring di samping sekolah dengan anggaran ABT tahun ini. Kami juga akan segera mengusulkan perbaikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,” ujar Edy Rahman.

Meskipun pembangunan gedung SMP Negeri 2 Nunukan Selatan ini dilakukan oleh Kementerian PUPR, Dinas Pendidikan Nunukan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan untuk menghindari dampak yang lebih besar. Edy juga menambahkan bahwa plafon yang rusak bisa diperbaiki menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang sudah disampaikan kepada pihak sekolah.

"Kami sudah memberitahukan pihak sekolah bahwa plafon yang rusak bisa diperbaiki menggunakan Dana BOS, dan kami akan memastikan mekanismenya segera disampaikan kepada kepala sekolah," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....