Jemaah Haji Nunukan Rasakan Berkah Tak Terduga di Tanah Suci
- 22 Jun 2026 16:34 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Jemaah haji asal Nunukan merasakan banyak keberkahan selama berada di Tanah Suci.
- Yusran Amir menilai rasa syukur dan menjaga ucapan menjadi bagian penting selama berhaji.
- Pengalaman spiritual yang dirasakan membuatnya merasakan kenyamanan berbeda dibandingkan di tanah air.
RRI.CO.ID, Nunukan - Seorang jemaah haji asal Nunukan mengaku merasakan banyak keberkahan selama menjalankan ibadah haji. Pengalaman spiritual itu dirasakannya sepanjang berada di Tanah Suci.
Berbagai pengalaman berkesan dirasakan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Salah satunya berkaitan dengan kemudahan yang diperoleh saat berada di Tanah Suci. Hal itu disampaikan jemaah haji asal Nunukan, Yusran Amir, pada Senin (22/6/2026)
"Kalau untuk spiritualnya, yang sangat saya rasakan adalah keberkahan. Kadang kita baru saja berpikir ingin makan sesuatu, eh ternyata di sana langsung dikabulkan. Bahkan, terkadang kita meminta sedikit, tetapi yang diberikan justru lebih banyak," ujarnya.
Menurut Yusran, pengalaman tersebut menjadi salah satu pelajaran berharga selama berhaji. Ia menilai rasa syukur memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan selama beribadah.
Yusran juga mengingatkan pentingnya menjaga hati dan ucapan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, sikap tersebut turut memengaruhi pengalaman yang dirasakan selama berhaji.
"Kita juga harus menjaga hati dan ucapan. Jangan sampai mengucapkan hal-hal yang tidak berkenan. Misalnya, kita mengatakan tidak suka makanan Arab atau merasa tidak cocok dengan makanan tertentu. Kalau sudah begitu, biasanya makanan yang kita terima memang terasa tidak cocok. Sebaliknya, jika kita bersyukur dan mengatakan, 'Alhamdulillah, enak makanannya,' maka nikmat yang dirasakan justru berlipat ganda," katanya.
Yusran mengaku masih mengingat berbagai pengalaman unik yang dirasakan selama berada di Tanah Suci. Salah satunya berkaitan dengan kondisi fisik yang menurutnya berbeda dibandingkan saat berada di Indonesia.
"Yang lebih lucu lagi, selama di sana bau mulut hampir tidak ada. Walaupun seharian tidak sikat gigi, tetap tidak terasa. Namun, setelah kembali ke sini, baru beberapa menit tidur saja rasanya sudah berbeda. Masya Allah, keberkahan yang dirasakan di sana memang sangat banyak," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....