Jemaah Haji Nunukan Diminta Jaga Kondisi di Tengah Cuaca Panas

  • 15 Mei 2026 13:59 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Jemaah haji asal Kabupaten Nunukan yang tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan mulai bergerak dari Madinah menuju Mekah. Sebelum melanjutkan perjalanan, para jemaah terlebih dahulu mengambil miqat di Bir Ali untuk memulai umroh wajib.

Dalam proses pengambilan miqat, tidak seluruh jemaah turun dari bus menuju masjid. Jemaah lanjut usia dan berisiko tinggi (risti) tetap berada di dalam kendaraan demi menjaga kondisi kesehatan.

Cuaca panas di Madinah yang mencapai 43 derajat celsius menjadi perhatian petugas kloter. Kondisi tersebut membuat sebagian jemaah mengalami kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah selama berada di Madinah.

Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, H. Sayid Abdullah, mengatakan kebijakan itu dilakukan untuk menghindari risiko kesehatan pada jemaah risiko tinggi. “Jemaah risti tidak diberikan izin turun di dalam Masjid Bir Ali, cukup di atas kendaraan saja berdoa,” kata Sayid Abdullah, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, meski hanya berada di dalam kendaraan, jemaah tetap dapat mengikuti tahapan pengambilan miqat dan berniat umroh. Petugas kesehatan dan pendamping kloter juga terus memantau kondisi para jemaah selama perjalanan menuju Mekah.

Setibanya di Mekah, jemaah haji belum langsung melaksanakan rangkaian umroh wajib di Masjid al-Haram. Jadwal ibadah akan disesuaikan karena kedatangan jemaah bertepatan dengan pelaksanaan hari Jumat.

“Kita akan menunggu informasi dari maktab dulu karena waktu ibadah terbatas karena bertepatan dengan hari Jumat,” ujar Sayid Abdullah.

H. Sayid mengimbau seluruh jemaah tetap menjaga stamina menjelang pelaksanaan umroh wajib di Mekah. Cuaca panas dan padatnya aktivitas ibadah membuat jemaah diminta memperbanyak istirahat serta menjaga asupan cairan selama di Tanah Suci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....