Arab Saudi Tegaskan Syarat Istito’ah bagi Jemaah Haji
- 03 Nov 2025 13:47 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Pemerintah Arab Saudi menegaskan penerapan syarat istito’ah kesehatan bagi seluruh calon jemaah haji mulai musim haji 2026. Aturan ini mendorong Kementerian Agama untuk memperketat pemeriksaan kesehatan jemaah sejak tahap awal pemberangkatan.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, sebanyak 114 calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan saat ini mulai menjalani pemeriksaan kesehatan bertahap. Pemeriksaan dimulai di tingkat puskesmas dan dilanjutkan ke RSUD Nunukan.
Plt. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, H. Asdar, mengatakan bahwa istito’ah menjadi syarat mutlak untuk pelaksanaan haji tahun depan. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan jemaah yang berangkat benar-benar siap secara fisik dan mental.
"Karena dari evaluasi pemerintah Arab Saudi, jemaah terbanyak yang meninggal di saat pelaksanaan ibadah haji adalah jemaah dari Indonesia, salah satunya dikarenakan sakit," kata H. Asdar, Senin (3/11/2025).
Ia mengingatkan agar para calon jemaah menjaga kondisi kesehatan jauh sebelum keberangkatan. Pemeriksaan dini diharapkan dapat mencegah risiko penundaan keberangkatan akibat masalah kesehatan.
"Kita minta jemaah haji itu jujur kepada petugas kesehatan, kepada dokter agar ketika punya penyakit yang perlu penanganan khusus visa segera ditangani sejak awal, agar jangan sampai nanti setelah dalam perjalanan baru dikembalikan," ujarnya.
Ia mengingatkan agar para calon jemaah menjaga kondisi kesehatan jauh sebelum keberangkatan. Pemeriksaan dini diharapkan dapat mencegah risiko penundaan keberangkatan akibat masalah kesehatan. Hasil pemeriksaan kesehatan akan menjadi dasar utama penentuan kelayakan jemaah untuk berangkat ke Tanah Suci.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....