Mengenal 5 Teknik Lukis Populer yang Dipakai Para Pelukis

  • 26 Mar 2026 11:17 WIB
  •  Nunukan

RRI.Co.Id, Nunukan: Apakah Anda pernah merasa bosan dengan rutinitas melukis Anda yang itu melulu? Mungkin itu tandanya sudah saatnya Anda butuh eksplorasi teknik lukis yang fresh dan beda dari biasanya. Mencoba teknik lukis yang berbeda, akan membantu Anda mengasah keterampilan dan memberi pandangan baru tentang seni lukis supaya Anda memiliki kreativitas yang lebih liar dan out of the box.

Impresionisme

Teknik ini dikenal karena sapuan kuas yang cepat dan penggunaan warna cerah. Para pelukis impresionisme fokus pada pencahayaan dan atmosfer sebuah momen untuk menggambarkan efek visual secara keseluruhan dan bukan fokus pada detail. Seniman seperti Claude Monet dan Pierre-Auguste Renoir sering menggunakan teknik ini untuk menciptakan karya masterpiece mereka.

Ekspresionisme

Kalau Anda termasuk tipe yang suka mengekspresikan emosi mendalam lewat lukisan, maka gaya ekspresionisme bisa menjadi pilihan tepat. Ciri khas ekspresionisme adalah penggambaran emosi, tempat, orang dan benda secara terdistorsi dan berlebihan serta bentuk dan siluet yang samar. Edvard Munch dengan "The Scream" adalah contoh karya seni populer yang dibuat menggunakan teknik ini.

Kubisme

Kubisme adalah sebuah aliran seni yang dipelopori oleh seniman Pablo Picasso dan Georges Braque pada tahun 1907, yang kemudian diikuti oleh seniman-seniman seperti Albert Gleizes, Henry Le Fauconnier, dan Fernand Leger. Karya yang sangat memengaruhi Kubisme adalah karya Paul Cezanne. Ia pernah berkata, “segala sesuatu di alam mengambil bentuknya dari silinder, kerucut, atau bola.” Sehingga, para seniman Kubisme menghasilkan karyanya dengan menganalisis, memecah, dan kemudian menyusun kembali objek-objek geometris menjadi sebuah bentuk yang berbeda.

Surrealisme

Surealisme akan membawa Anda ke dunia mimpi dan imajinasi dengan menciptakan gambar-gambar yang aneh dan tidak logis. Salvador Dalí dengan jam melelehnya dan Rene Magritte dengan lukisan misteriusnya adalah pelopor utama dalam teknik ini. Teknik surealisme mulai berkembang pesat di Eropa pasca Perang Dunia I. Didirikan pada tahun 1924 oleh penyair asal Paris, Andre Breton. Ciri khas dari gaya Lukis ini adalah kebebasan pemikiran manusia melampaui batas-batas realitas dan rasionalisme maka tak mengherankan bila pikiran bawah sadar dan mimpi sangat dihargai dalam surealisme.

Pointilisme

Ciri khas teknik pointilisme adalah melukis menggunakan titik-titik kecil warna yang ditempatkan berdampingan. Karya yang dihasilkan menggunakan pointilisme menciptakan efek visual yang mengagumkan ketika dilihat dari jarak jauh. Tetapi kalau dilihat dari jarak dekat hanya akan tampak titik-titik saja. Georges Seurat dengan karyanya “A Sunday Afternoon on the Island of La Grande Jatte” merupakan contoh pengaplikasian teknik pointilisme yang menakjubkan.

Dengan berbagai teknik lukis ini, anda bisa menggali lebih dalam dan menemukan gaya yang benar-benar mencerminkan kreativitas Anda. Setiap teknik menawarkan cara baru untuk mengekspresikan diri dan menghidupkan karya seni Anda. Jadi, jangan ragu untuk mencoba dan bereksperimen dengan teknik-teknik ini, ya.

(Sumber: Artiknesia dan Indodesign)

Baca Juga: Perbedaan Cat Akrilik, Watercolor dan Gouache, Jangan Salah Pilih

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....