Bupati Nunukan Dorong Warga Belanja Produk UMKM dan Akses Kredit Nol Persen
- 14 Jun 2026 11:55 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Bupati Nunukan mengajak masyarakat membeli produk UMKM lokal untuk menggerakkan ekonomi daerah.
- Pemkab Nunukan menyiapkan program kredit UMKM 0 persen melalui Program 17 Arah Baru.
- Bantuan modal ditargetkan tepat sasaran bagi pelaku usaha yang benar-benar membutuhkan.
RRI.CO.ID, Nunukan - Bupati Nunukan mengajak masyarakat mendukung UMKM dengan membeli produk lokal. Ajakan itu disampaikan saat Launching Kredit Mikro Energi Baru, Minggu (14/6/2026).
Pemerintah Kabupaten Nunukan terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM daerah. Salah satunya melalui program pembiayaan yang ditujukan bagi pelaku usaha kecil. Hal itu disampaikan Bupati Nunukan, Irwan Sabri.
“Dalam kesempatan yang sangat baik ini, saya juga ingin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk membantu para UMKM dengan cara membeli dan menggunakan produk-produk dari UMKM kita. Karena kalau tidak kita, siapa lagi? Kalau tidak mulai sekarang, lantas kapan lagi kita menghidupkan perekonomian kita sendiri,” ujarnya.
Akses pembiayaan masih menjadi kendala utama yang dihadapi pelaku UMKM di Nunukan. Tingginya suku bunga dan persyaratan agunan kerap membatasi akses kredit usaha.
Banyak pelaku UMKM juga belum memiliki aset yang cukup untuk dijadikan jaminan. Kondisi tersebut mendorong pemerintah menghadirkan skema pembiayaan yang lebih mudah dijangkau.
“Dalam Program 17 Arah Baru Menuju Perubahan, di poin ke-16 kami memberikan bantuan kredit bagi UMKM 0%. Ini tentunya program yang sangat baik. Saya meminta kepada OPD teknis bersama perbankan untuk betul-betul mendata masyarakat kita yang benar-benar membutuhkan bantuan modal tersebut,” katanya.
Pendataan calon penerima bantuan akan melibatkan OPD teknis dan pihak perbankan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat permodalan pelaku usaha kecil di Nunukan.
“Apabila bantuan yang akan kita berikan nantinya ini tepat sasaran, bisa benar-benar digunakan masyarakat kita untuk benar-benar menjadikan modal usaha bagi mereka. Bagi kita mungkin sekitar 25 juta ini tidak terlalu besar. Tapi bagi mereka yang sangat membutuhkan, ini sangat membantu buat mereka-mereka,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....