Kepala Pasar Inhutani Usulkan Kerja Sama dengan Pengelola SPPG
- 26 Mei 2026 13:46 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID. Nunukan: Fluktuasi harga komoditas hortikultura yang kerap merugikan petani lokal saat musim panen melahirkan sebuah gagasan strategis dari sektor hulu ke hilir. Kepala Pasar Nunukan, Haji Sofyan, mengusulkan adanya kolaborasi atau kerja sama resmi antara para petani sayur lokal di Nunukan dengan pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kerja sama tersebut dinilai bisa menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus memastikan hasil panen petani lokal dapat terserap secara maksimal di pasaran tanpa ada yang terbuang sia-sia.
“Kan ada SPPG, mereka membutuhkan sayur lokal yang besar, jadi solusinya harus ada kerjasama untuk membantu petani sayur, di pasar kami siap komunikasi dengan SPPG di Nunukan,” ujar Haji Sofyan, Selasa (26/05/2026).
Solusi Cegah Kerugian Petani Hortikultura
Menurut Haji Sofyan, mencari solusi perlu diambil agar para petani sayuran dan hortikultura di Nunukan bisa selalu mendapatkan hasil penjualan yang memuaskan serta terhindar dari kerugian besar.
Kondisi merugi tersebut baru-baru ini banyak menimpa petani bayam dan kangkung lokal. Melimpahnya produksi sayuran lokal yang tidak diimbangi dengan jalur penyerapan alternatif memicu terjadinya overproduction (kelebihan pasokan) yang seketika menjatuhkan harga jual di tingkat pasar tradisional.
Oleh karena itu, kestabilan pendapatan masyarakat tani harus dijamin melalui jalur distribusi alternatif yang pasti, salah satunya adalah dengan merangkul lembaga sejenis SPPG.
Kebutuhan SPPG Jadi Peluang
Terlebih lagi, setiap unit SPPG membutuhkan pasokan bahan makanan yang kontinu, sehat, dan bermutu tinggi dalam jumlah yang banyak untuk menyukseskan program pemenuhan gizi masyarakat. Melalui kemitraan erat ini, kedua belah pihak diyakini akan saling diuntungkan (win-win solution):
• Bagi Petani Lokal: Mendapatkan kepastian pasar (offtaker) dengan harga jual yang layak dan stabil, bahkan saat produksi di lahan sedang melimpah atau memasuki musim panen raya.
• Bagi Pengelola SPPG: Mendapatkan kepastian pasokan sayur-sayuran hortikultura yang terjamin kualitas dan tingkat kesegarannya, karena dipetik dan dikirim langsung dari kebun lokal Nunukan, bukan mendatangkan dari luar daerah.
Melalui kerja sama yang terstruktur, tata niaga pangan daerah akan semakin sehat. Dampak positifnya, roda perekonomian mikro di sektor pertanian Nunukan akan tumbuh lebih tangguh dan mandiri dalam menghadapi tantangan faktor cuaca maupun dinamika pasar yang tidak menentu. MM
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....